Sangihe, jurnal6.com

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melaksanakan apel kerja bersama bulan Agustus 2026 di Lapangan Gelora Santiago, Tahuna, Senin (3/8/2026). Apel tersebut dipimpin langsung Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dan dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten, pimpinan perangkat daerah, pejabat struktural, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran ASN yang tetap setia menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi.

Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati meminta seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif dan mudah diakses masyarakat.

Salah satu apresiasi disampaikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berhasil meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pada Lomba Inovasi Pelayanan Publik Urusan Administrasi Kependudukan kategori digital.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi pada bidang informasi dan teknologi dalam pelayanan publik telah diperhitungkan oleh negara. Saya berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi sesuai tugas dan fungsinya,” ujar Thungari.

Menurutnya, inovasi yang sesungguhnya adalah inovasi yang mampu mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan.

Semangat tersebut, lanjut Bupati, harus diteruskan melalui transformasi tata kelola pemerintahan. Salah satunya melalui integrasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dengan Kas Daerah Online Bank SulutGo.

“Integrasi ini bukan hanya memenuhi regulasi pemerintah pusat, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun pengelolaan keuangan daerah yang lebih cepat, akurat, transparan, dan dapat dipantau secara real-time,” katanya.

Thungari menambahkan, sistem yang terintegrasi akan membuat proses pelayanan semakin efisien, memperkuat pengawasan, serta membantu pemerintah daerah mengambil keputusan berdasarkan data yang akurat.

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi kepada Kelurahan Tidore atas kebersihan dan semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya dalam menyambut dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti penyusunan Masterplan Teknologi Informasi Kabupaten Kepulauan Sangihe yang saat ini dilakukan Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.

Masterplan tersebut dinilai penting sebagai arah pembangunan digital pemerintah daerah, sehingga seluruh sistem informasi yang digunakan perangkat daerah, baik aplikasi yang terintegrasi dengan kementerian maupun aplikasi yang dikembangkan secara mandiri, dapat terdokumentasi, terintegrasi, dan dikembangkan dalam satu arah kebijakan.

“Dengan demikian, kita dapat menghindari pembangunan aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri, mencegah duplikasi anggaran, memperkuat keamanan data, serta membangun satu ekosistem digital pemerintahan yang saling terhubung,” jelasnya.

Bupati menegaskan, Dinas Kominfo akan menjadi otoritas daerah dalam perencanaan, pengembangan, koordinasi, standardisasi, evaluasi, dokumentasi, dan pelaporan seluruh sistem digital pemerintah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memberikan dukungan penuh melalui inventarisasi aplikasi, basis data, dan layanan digital yang dimiliki masing-masing OPD.

Menurut Thungari, transformasi digital pemerintahan ke depan tidak lagi sekadar berbicara mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), tetapi diarahkan pada sistem digitalisasi pemerintahan yang terintegrasi, berbasis data, aman, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Setiap perangkat daerah tidak lagi bekerja dengan sistemnya masing-masing, tetapi menjadi bagian dari satu ekosistem digital Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang saling terhubung, saling mendukung, dan menghasilkan data yang dapat digunakan bersama dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.

Terkait kondisi pascabencana tanah longsor dan banjir bandang yang terjadi di sejumlah kecamatan, Bupati meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga diminta terus memperkuat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah, TNI/Polri, serta masyarakat.

Bupati turut meminta agar pengisian kekosongan jabatan Kapitalaung segera ditindaklanjuti dengan memberikan kesempatan kepada ASN untuk menjadi Pejabat Kapitalaung.

Namun, ia menegaskan bahwa ASN yang berprofesi sebagai guru dan tenaga kesehatan tidak disarankan untuk mengisi jabatan tersebut agar tidak mengganggu tugas utama pelayanan pendidikan dan kesehatan.

“Saya berharap instansi terkait segera melakukan koordinasi agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan pada level kampung,” tegasnya.

Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, seluruh perangkat daerah juga diminta mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan, melakukan evaluasi, serta menyelesaikan pelaporan tepat waktu.

“Mari kita bekerja bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan, tetapi harus menghadirkan solusi,” kata Thungari.

Hal lain yang menjadi perhatian Bupati adalah pengembalian aset daerah yang masih dikuasai sejumlah ASN setelah adanya proses rolling dan promosi jabatan.

Ia meminta seluruh ASN yang masih menguasai aset berupa barang maupun kendaraan dinas dari perangkat daerah sebelumnya agar segera mengembalikannya.

“Itu bukan aset pribadi kalian. Saya meminta kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, yang belum mengembalikan dalam waktu satu minggu, tolong nama dan jabatan diberikan kepada kami,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh ASN untuk membangun semangat kerja yang sama, bekerja dengan hati, memperkuat kolaborasi, serta terus berinovasi demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Saya percaya apabila seluruh ASN memiliki semangat yang sama, bekerja dengan hati, berkolaborasi, dan terus berinovasi, maka Kabupaten Kepulauan Sangihe akan semakin maju, adaptif, dan mampu menjadi contoh pemerintah daerah yang modern serta dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

“Bekerjalah dengan integritas, melayanilah dengan hati, berinovasilah tanpa henti, dan bangunlah pemerintahan yang semakin digital, semakin profesional,” tutup Bupati. (Ady)