Manado, Jurnal6.com – PELAKSANAAN ujian tulis Berbasis Komputer Seleksi Mandiri Tumou Tou (T2), Senin 6 Juli 2026 dimulai dan dipantau langsung oleh Rektor Unsrat Prof Dr Ir Oktovian Berty Alexander Sompie, MEng, IPU, ASEAN Eng. Kehadiran pimpinan universitas dalam pemantauan ini merupakan bentuk komitmen Unsrat untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai prosedur.

Sesekali Rektor berbicara dengan peserta terkait jalannya UTBK di dalam ruangan. UTBK Mandiri Tumou Tou (T2) menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru Unsrat. Jalur ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk bergabung di kampus kebanggaan Sulawesi Utara dengan sistem ujian yang terstandarisasi secara nasional.

Melalui pemantauan langsung, Rektor menegaskan Unsrat berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi calon mahasiswa serta menjaga integritas pelaksanaan ujian. “Diharapkan melalui UTBK Mandiri T2 ini, Unsrat dapat menjaring calon mahasiswa terbaik yang siap berkontribusi untuk pembangunan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Berdasarkan hasil rapat panitia, sebanyak 3.330 peserta dipastikan akan bersaing untuk memperebutkan kursi di kampus tersebut. Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat sekaligus Ketua Panitia Seleksi, Prof Ir Arthur G Pinaria MP PhD, menegaskan bahwa seluruh instrumen pendukung untuk kelancaran ujian telah rampung dan siap digunakan. Ujian dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 6 hingga 10 Juli 2026.

“Semua instrumen pendukung ujian jalur mandiri (T2) telah siap dan ujiannya akan berlangsung tanggal 6 sampai dengan 10 Juli 2026,” ujar Prof Pinaria usai memimpin rapat persiapan di Pusat TIK Unsrat, Rabu (1/7/2026).

Pada hari yang sama, panitia juga bergerak cepat dengan membekali para pengawas ujian. Bertempat di Pusat TIK Unsrat, telah dilaksanakan sesi pembekalan (coaching) bagi calon pengawas yang dipimpin oleh Dr Ir Esry Laoh MS dan Ir Noldy GF Mamangkey Spi MSc PhD. Pembekalan ini bertujuan agar seluruh pengawas memiliki pemahaman yang sama demi menjaga integritas dan kelancaran proses ujian di lapangan. (*lla/rm)