MANADO, Jurnal6.com – Konferensi Nasional Matematika (KNM) XXIII Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Kongres Nasional Indonesian Mathematical Society (IndoMS) berlangsung di Manado Convention Centre, Manado, dengan melibatkan sekitar 250 peserta dari berbagai penjuru Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 20.00 WITA ini diikuti 160 peserta secara luring dan sisanya secara daring.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Viktor J. Mailangkay, S.H., M.H., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan konferensi nasional ini. Menurutnya, forum ilmiah seperti KNM menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta mendorong kontribusi matematika dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Penyelenggaraan konferensi ini juga memiliki makna historis bagi Sulawesi Utara. Daerah ini merupakan tanah kelahiran Dr. G.S.S.J. Ratulangi, pahlawan nasional yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah pendidikan dan ilmu pengetahuan Indonesia. Ratulangi meraih gelar doktor dalam bidang matematika dan ilmu pasti di Swiss pada 1919, dan dikenal luas sebagai doktor matematika pertama dari Indonesia. Warisan intelektualnya menjadi inspirasi bagi generasi akademisi untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan demi kemajuan bangsa.

Presiden IndoMS periode 2024–2026, Prof. Drs. Dafik, M.Sc., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Dekan FMIPA Universitas Jember, turut menyampaikan sambutan. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem matematika nasional yang produktif melalui penelitian, publikasi ilmiah, pendidikan, serta kerja sama lintas perguruan tinggi.
Hadir pula Wakil Rektor Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Bidang Kemahasiswaan, Dr. dr. Rocky Wilar, Sp.A., Subsp. Neo (K), Dekan FMIPA UNSRAT Dr. Gerald H. Tamuntuan, M.Si., serta Ketua Panitia KNM XXIII Tahun 2026 Dr. Djoni Hatidja, M.Si, yang menyampaikan laporan dan sambutan terkait penyelenggaraan kegiatan.
Konferensi menghadirkan sejumlah pembicara utama dari dalam dan luar negeri, yakni Prof. Dr. Ir. Aduwati Binti Sali dari Universiti Putra Malaysia; Prof. Edy Tri Baskoro, M.Sc., Ph.D. dari Institut Teknologi Bandung (ITB); Prof. Drs. Basuki Widodo, M.Sc., Ph.D., Rektor Universitas Pendidikan Mandalika, Mataram; serta Prof. Dr. Budi Nurani Ruchjana, M.S. dari Universitas Padjadjaran (UNPAD).
Para keynote speaker memberikan kontribusi pemikiran dalam pengembangan matematika dan penerapannya. Dalam forum tersebut, sosok Dr. G.S.S.J. Ratulangi turut mendapat penghormatan sebagai tokoh perintis yang menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan matematika Indonesia.
Selain sesi keynote, konferensi menghadirkan invited speakers, yaitu Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jember; Prof. Dr. Yus Mochamad Cholily, M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Malang; Prof. Dr. Dipo Aldila, S.Si., M.Si. dari Universitas Indonesia; Dr. Winsy Weku, S.Si., M.Cs. yang mewakili UNSRAT; serta Prof. Dr. Johan Matheus Tuwankotta, S.Si., M.Si. dari ITB.
Rangkaian kegiatan juga mencakup dua workshop yang dirancang untuk memperkuat kapasitas akademik dan pendidikan matematika. Workshop akreditasi menghadirkan Prof. Dr. Syafruddin Side, S.Si., M.Si. dan Jafaruddin, S.Pd., M.Pd., Ph.D. dari Universitas Negeri Makassar. Sementara itu, workshop bagi para guru menghadirkan Prof. Dr. Ratu Ilma Putri, M.Si. dari Universitas Sriwijaya, Palembang.
Sebelum rangkaian agenda ilmiah berlangsung, pada malam sebelumnya para peserta terlebih dahulu mengikuti gala dinner di restoran Big Fish, Bahu, Manado. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta tampak antusias bernyanyi bersama, mencairkan suasana, dan membangun kebersamaan sebelum mengikuti agenda konferensi dan kongres.
Pemilihan Presiden IndoMS Berlangsung Hybrid dan Transparan
Salah satu agenda penting dalam Kongres Nasional IndoMS adalah pemilihan Presiden IndoMS periode 2026–2028. Pemilihan ini melibatkan seluruh matematikawan Indonesia yang memiliki hak suara, dengan total sebanyak 1.601 matematikawan yang berpartisipasi melalui mekanisme daring maupun luring.
Proses pemilihan dilaksanakan secara hybrid dengan memanfaatkan sistem pemungutan suara elektronik. Sebelum memberikan suara, para pemilih memperoleh PIN khusus sebagai akses untuk mengikuti pemilihan. Suara yang diberikan kemudian langsung masuk ke dalam basis data IndoMS dan hasilnya ditampilkan secara langsung melalui layar besar di lokasi kongres.
Mekanisme tersebut memungkinkan proses pemungutan dan penayangan hasil berlangsung dengan cepat. Sistem ini juga dirancang untuk mendukung transparansi dan mengurangi peluang intervensi manual selama proses pemilihan berlangsung. Dengan demikian, pelaksanaan pemilihan menjadi salah satu wujud pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola organisasi profesi matematika nasional.
Melalui proses pemilihan tersebut, Prof. Dr. Fajar Adi Kusumo, M.Si. dari Universitas Gadjah Mada terpilih sebagai Presiden IndoMS periode 2026–2028. Pemilihan yang melibatkan matematikawan dari berbagai wilayah Indonesia ini sekaligus menunjukkan pentingnya partisipasi anggota dalam menentukan kepemimpinan dan arah pengembangan organisasi pada periode mendatang.
Penyelenggaraan KNM XXIII dan Kongres Nasional IndoMS di Manado diharapkan semakin memperkuat jejaring matematikawan Indonesia, mendorong kolaborasi riset ant perguruan tinggi, serta memperluas peran matematika dalam pendidikan, inovasi, dan pembangunan nasional.
Lebih dari sekadar pertemuan ilmiah, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Sulawesi Utara untuk menegaskan kontribusinya dalam sejarah dan masa depan pengembangan ilmu matematika di Indonesia.(lla/*)


Tinggalkan Balasan