Sangihe, jurnal6.com
Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober 2026 terus dimatangkan. Hingga Kamis (15/10/2026), tahapan pendistribusian logistik pemilihan masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada Jumat (16/10/2026).
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Athia Kirana Taidi, S.STP., mengatakan bahwa proses distribusi logistik sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Pendistribusian logistik sampai dengan saat ini tidak ada kendala. Kami juga mendapat pengamanan dari personel TNI dan Polri,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).
Ia menjelaskan, pendistribusian logistik dilakukan dengan melibatkan staf dinas teknis PMD, pendampingan panitia Pilkades tingkat kabupaten, serta pengamanan dari personel TNI dan Polri untuk memastikan proses berjalan aman dan tertib.
Selain distribusi logistik, tahapan Pilkades juga diisi dengan kampanye dialog yang berlangsung sejak 13 hingga 15 Oktober 2026 di kampung-kampung yang menyelenggarakan pemilihan.
Menurut Athia, panitia pemilihan di masing-masing kampung terus mempersiapkan diri untuk menghadapi hari pemungutan suara. Persiapan tersebut dilakukan dengan berpedoman pada regulasi yang berlaku serta mendapat bimbingan dari panitia tingkat kabupaten.
Ia berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkades serentak sebagai momentum penting untuk menentukan pemimpin yang mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi desa masing-masing.
“Kita harus mendukung dan turut menyukseskan pelaksanaan pemilihan kepala kampung ini, karena merupakan hajatan besar Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam melahirkan pemimpin-pemimpin yang dapat membawa perubahan di desa mereka masing-masing,” katanya.
Athia juga mengimbau masyarakat yang memiliki hak pilih agar menggunakan hak suaranya secara bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, pilihan masyarakat akan turut menentukan arah pembangunan dan kemajuan desa ke depan.
Sementara itu, kepada panitia dan perangkat kampung yang terlibat, ia menekankan pentingnya menjaga netralitas serta tidak memihak kepada salah satu calon.
“Bagi masyarakat pemilih, gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya karena ini merupakan kesempatan untuk menentukan pemimpin desa yang dapat membawa perubahan. Bagi panitia dan perangkat kampung, harus menyukseskan kegiatan ini dengan bersikap netral dan tidak memihak kepada salah satu calon,” pungkasnya. (Ady)


Tinggalkan Balasan