Wabup Tendris Bulahari Pimpin Upacara Hardiknas dan Otonomi Daerah 2026, Tekankan Kinerja ASN

Sangihe505 Dilihat

Sangihe, jurnal6.com

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) serta apel bersama bulan Mei. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Gelora Santiago, Tahuna, Senin (4/5/2026).

Upacara dan apel bersama dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, serta dihadiri unsur Forkopimda, Ketua dan Sekretaris TP PKK Sangihe, para asisten, pimpinan perangkat daerah, pejabat struktural, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara kali ini menjadi momentum strategis karena menggabungkan tiga agenda penting dalam satu refleksi bersama.

“Momentum ini tidak hanya untuk mengenang perjalanan otonomi daerah dan perjuangan pendidikan nasional, tetapi juga sebagai sarana mengevaluasi serta memperkuat kinerja kita sebagai aparatur pemerintah,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam konteks Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai wilayah kepulauan di kawasan perbatasan utara Indonesia, otonomi daerah memiliki makna yang sangat penting. Otonomi, menurutnya, bukan sekadar kewenangan, melainkan tanggung jawab dalam memastikan pelayanan publik menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di pulau-pulau terluar.

Mengusung tema Hari Otonomi Daerah tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, Wakil Bupati menilai hal tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah melalui program Sapta Membara. Program ini menitikberatkan pada percepatan pembangunan, penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Untuk itu, ia menekankan sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian seluruh perangkat daerah, di antaranya sinkronisasi program daerah dengan prioritas nasional, penguatan reformasi birokrasi berbasis kinerja, peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD, serta pentingnya kolaborasi lintas wilayah dan organisasi perangkat daerah. Selain itu, penguatan ketahanan daerah dari aspek ekonomi, sosial, hingga kebencanaan juga menjadi perhatian utama.

Meski demikian, ia mengakui berbagai tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan fiskal, kondisi geografis kepulauan, serta kesenjangan akses layanan dasar.

Pada momentum Hari Pendidikan Nasional, Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah dan bangsa. Pendidikan, katanya, harus mampu memanusiakan manusia, mengembangkan potensi, serta membentuk karakter generasi muda.

“Tantangan pendidikan di Sangihe masih nyata, mulai dari keterbatasan akses di wilayah terpencil, sarana prasarana yang belum memadai, hingga kebutuhan peningkatan kompetensi guru,” ungkapnya.

Untuk itu, ia mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, digitalisasi pendidikan guna menjangkau wilayah kepulauan, peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru, penguatan karakter peserta didik, serta pemerataan akses pendidikan agar tidak ada anak Sangihe yang tertinggal.

Memasuki bulan Mei di tahun kedua pemerintahan, Wakil Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang terus bekerja maksimal dalam mendukung pembangunan daerah. Ia juga mengingatkan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepala desa (kapitalaung) di 118 kampung.

Ia berharap seluruh jajaran dapat mendukung proses tersebut agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan, sehingga mampu melahirkan pemimpin kampung yang berkualitas.

“Sekecil apa pun kontribusi yang diberikan, bagi masyarakat luas itu merupakan bukti bahwa kita terus bergerak maju dan tidak pernah berhenti membangun daerah ini,” tutupnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat Hari Otonomi Daerah dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, serta mengajak seluruh ASN untuk terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati setiap langkah pengabdian kita,” pungkasnya. (Ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *