Sangihe, jurnal6.com
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, SH, bersama jajaran melakukan kunjungan lapangan ke TahunaTerminal Station (Tahuna TS) Palapa Ring Paket Tengah di Kelurahan Pananekeng, Kecamatan Tahuna Barat, Rabu (29/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Kominfo diterima langsung oleh Technical Engineering Reky Makapedua serta Patrix Sigar selaku Assistant Jointer yang bertugas di lokasi.
Agenda ini difokuskan pada pemantauan kondisi infrastruktur Terminal Station Tahuna beserta lingkungan sekitarnya.
Ronald Lumiu menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan agenda mendadak yang dilakukan untuk memastikan kesiapan rencana perbaikan jaringan kabel Palapa Ring, sekaligus melihat secara langsung kondisi fisik fasilitas strategis tersebut.
“Ini agenda dadakan dalam rangka monitoring lapangan terkait kesiapan rencana perbaikan kabel Palapa Ring. Kami ingin melihat secara langsung kondisi Tahuna Terminal Station (Tahuna TS), baik dari sisi infrastruktur maupun lingkungan sekitar,” ujar Lumiu.
Dari hasil pemantauan sementara, pihaknya menemukan adanya potensi ancaman serius berupa abrasi pantai di sekitar lokasi Terminal Station. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian khusus, mengingat dampaknya dapat mengganggu keberlangsungan operasional jaringan.
“Dari pengamatan kami, perlu ada penanganan terkait abrasi pantai. Berdasarkan informasi dari pihak PT Len sebagai pengelola di kawasan ini, saat musim barat atau gelombang tinggi, air laut bahkan bisa mencapai area stasiun,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi teknis terkait, termasuk kemungkinan pengusulan penanganan kepada Balai Sungai. Mengingat aset tersebut merupakan bagian dari infrastruktur milik pemerintah pusat, maka penanganannya diharapkan dapat masuk dalam skema penganggaran APBN.
“Kami akan mencoba mengusulkan melalui dinas teknis terkait, termasuk Balai Sungai, agar penanganan abrasi ini bisa segera dilakukan karena ini menyangkut infrastruktur vital nasional,” pungkasnya. (Ady)









