Momentum Hardiknas 2026, Bupati Sangihe Luncurkan Website Resmi SMP Negeri 1 Tahuna

Sangihe403 Dilihat

Sangihe, jurnal6.com

Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe ditandai dengan peluncuran website resmi SMP Negeri 1 Tahuna oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan SMP Negeri 1 Tahuna ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan.

Mengusung tagline “Sekolah dalam Genggaman: Terhubung, Berbagi, dan Berprestasi,” kehadiran website sekolah tersebut diharapkan mampu menjadi sarana informasi, komunikasi, serta pelayanan publik yang modern, efektif, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Tahuna yang dinilai terus menunjukkan semangat inovatif dan adaptif di tengah perkembangan teknologi, termasuk dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran.

Ia menegaskan bahwa inovasi digital merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus kualitas pelayanan publik di daerah.

Menurutnya, peluncuran website ini tidak hanya menghadirkan media informasi sekolah di ruang digital, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta reformasi birokrasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Melalui platform ini, masyarakat dapat mengakses informasi sekolah secara lebih cepat, transparan, dan terpercaya,” ujarnya.

Pemerintah Daerah berharap website SMP Negeri 1 Tahuna dapat terus dikembangkan dengan berbagai fitur layanan pendidikan yang inovatif, sekaligus menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam membangun ekosistem pendidikan yang modern, terbuka, dan berbasis teknologi digital.

Selain itu, Bupati juga mendorong adanya sinergi antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah, serta Dinas Komunikasi dan Informatika agar layanan pendidikan digital dapat terintegrasi secara bertahap dalam sistem informasi Pemerintah Daerah. (Ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *