oleh

Cucu Sam Ratulangi Bawa Dokumen Historis ke Unsrat Manado

-Manado-47 views

Manado, Jurnal6.com

SHIRRA Marina Sutan Assin, cucu ketiga dari pahlawan nasional Dr Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau lebih dikenal dengan panggilan Dr Sam Ratulangi, berkunjung ke Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di Manado, Selasa (16/8/2022).

Dalam kunjungan yang diterima langsung Rektor Unsrat, Prof Dr Ellen Kumaat ini, Shirra memberikan atau menyumbangkan dokumen historis perjalanan Dr Sam Ratulangi.
Dokumen historis ini sendiri akan dipajang di Wale Sam Ratulangi yang ada di Unsrat.

Wale ini dipersiapkan khusus untuk menginventarisir semua karya dari Dr Sam Ratulangi baik itu foto, majalah atau juga peninggalannya agar bisa dipelajari dan dinikmati oleh para mahasiswa dan civitas akademika Unsrat dan masyarakat umum.

Dalam kesempatan itu, Rektor Unsrat, Prof Dr Ellen Kumaat mengatakan, penyerahan dokumen historis Dr Sam Ratulangi terasa lebih bermakna, karena bertepatan dengan momen menyambut hari kemerdekaan RI ke-77.

“Kami sangat berbahagia dan berterima kasih kepada keluarga Dr Sam Ratulangi atas tambahan dokumen yang tentunya akan menambah isi Wale Sam Ratulangi di kampus ini,” ungkap Ellen.

Dikatakan Ellen, pihaknya juga masih berharap keluarga bisa menyerahkan barang atau dokumen lain milik Dr Sam Ratulangi yang nantinya bisa dipajang dengan tujuan diketahui generasi kini dan akan datang. “Namun yang paling penting tentunya adalah tanggung jawab moril kita seluruh Civitas Unsrat kepada keluarga, untuk menjaga nama besar Sam Ratulangi dengan terus ada dan berkembang dalam prestasi,” katanya kembali.

Sementara itu, Shirra Marina Sutan Assin mengatakan jika keluarga bangga dan berterima kasih kepada rektor serta civitas Unsrat yang peduli dan terus memelihara nama besar leluhur mereka.

“Kami keluarga ingin terus berkontribusi untuk mengisi sarana Wale Ratulangi yang indah ini dengan momen yang dimiliki langsung keluarga opa Sam,” katanya.

Adapun dokumen historis yang diserahkan keluarga antara lain, Catatan Dr Emelia Augustina Ratulangi Pangalila, 100 Tahun, di Belanda, Catatan Dr Everdina Matulada, 89 Tahun di Jakarta, Copy Artikel Majalah Mimbar Indonesia, 18 Desember 1948, Copy Artikel Majalah Merdeka Independen, 9 Juli 1949. (Lla*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed