Pendeta Afrika Tewas Setelah Ingin Patahkan Rekor Puasa Tuhan Yesus

0
525

Sejarah Alkitab tentang puasa Tuhan Yesus selama 40 hari, memberikan inspirasi bagi miliaran manusia di bumi. Tak heran, banyak yang mencoba mengikuti jejak sang “Juru Selamat” itu. Salah satunya, Pendeta Alfred Ndlovu.

Dikutip dari laman Buzz Afrika, Pendeta dari Benua Afrika Selatan ini dikabarkan ingin ‘menyaingi’ lamanya Yesus Kristus dalam berpuasa. Sayangnya, baru memasuki hari ke-30, Alfred sudah meninggal dunia. Alhasil, tekadnya ingin puasa 40 hari 40 malam, gagal total.

Media di Afrika Selatan mengabarkan pada Juli 2016 lalu, pendeta berusia 44 tahun itu meninggalkan rumah pada 17 Juni untuk berpuasa. Dia menuju wilayah perkebunan yang penuh semak untuk puasa dan berdoa.

Namun, belum sempat kalahkan rekor puasa Yesus Kristus, pendeta ini sudah menemui ajal. Dari hasil otopsi, Alfred dinyatakan kekurangan asupan makanan.

Alfred, diketahui meninggal dalam hutan bersemak, setelah dia ditemukan seseorang. Orang asing penemu jasad Alfred ini langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Pihak kepolisian, keluarga dan wargapun mengevakuasi mayat tersebut.

Kematian pria yang memiliki iman dapat memindahkan gunung ini mengejutkan banyak orang. Mereka tidak menyangka bahwa pria religius itu bisa meninggal dalam kondisi mengenaskan.

“Dia adalah pria yang sangat spiritual. Sangat disayangkan dia harus mati dengan cara seperti ini. Setelah sebulan, kami mendapat kabar sedih tentang kematiannya. Pria ini adalah orang yang sangat sehat dan religius,” kata kerabat dekatnya.(jrl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here