Sangihe, jurnal6.com
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dengan mendirikan dapur umum di sejumlah wilayah terdampak.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sangihe, Doktarius Pangandaheng, Selasa (28/7/2026), mengatakan bahwa dapur umum pertama didirikan di Kampung Lelipang, Kecamatan Tamako, pada pekan lalu.
Menurutnya, pelaksanaan dapur umum tersebut bertujuan untuk menyediakan makanan bagi masyarakat yang terlibat dalam kerja bakti membersihkan kawasan yang terdampak banjir bandang.

“Tujuan pelaksanaan dapur umum adalah menyediakan hidangan makanan bagi masyarakat yang sementara melaksanakan kerja bakti membersihkan area-area terdampak bencana banjir di Kecamatan Tamako,” ujar Pangandaheng.
Ia menjelaskan, layanan dapur umum di Kecamatan Tamako dilaksanakan selama satu hari. Setelah kegiatan di Tamako selesai, tim Dinas Sosial kemudian berpindah ke Kecamatan Tabukan Selatan untuk memberikan pelayanan serupa.
“Dapur umum di Tamako dilaksanakan satu hari. Selanjutnya, tim dapur umum Dinas Sosial, Senin (27/7/2026) bergeser ke Kecamatan Tabukan Selatan yang dipusatkan di Kampung Laotongan” katanya.
Pangandaheng menuturkan, Kampung Laontongang juga menjadi salah satu wilayah yang terdampak banjir sehingga membutuhkan dukungan pemerintah daerah. Melalui dapur umum, Dinas Sosial menyediakan makanan bagi warga terdampak sekaligus mendukung kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam proses penanganan pascabencana.
“Di sana juga terdapat masyarakat yang terdampak banjir. Dinas Sosial hadir untuk memberikan pelayanan melalui dapur umum, sehingga masyarakat bersama pemerintah daerah dapat makan bersama setelah melaksanakan kegiatan penanganan dampak bencana,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan dapur umum di Kampung Laotongan juga berlangsung selama satu hari sebagai bagian dari respons cepat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir. (Ady)


Tinggalkan Balasan