Sangihe, jurnal6.com

Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk meningkatkan kinerja dengan bekerja lebih cepat, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Kerja Bersama ASN bulan Juli 2026 yang digelar di Lapangan Gelora Santiago Tahuna, Selasa (7/7/2026).

Apel kerja tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, Pj Sekretaris Daerah, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, para asisten, pimpinan perangkat daerah, pejabat struktural, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam arahannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih patut disyukuri bersama, namun tidak boleh membuat pemerintah daerah berpuas diri.

“Masih banyak target pembangunan yang harus kita selesaikan bersama. Memasuki semester kedua ini, seluruh perangkat daerah harus bekerja lebih cepat, lebih adaptif, lebih kolaboratif, dan lebih berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa fokus pemerintah daerah bukan sekadar menyelesaikan program kerja, tetapi memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempercepat pencapaian visi pembangunan Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Tujuh Sapta Membara yang dijabarkan dalam tujuh indikator kinerja utama pemerintah daerah.

Untuk mewujudkan target tersebut, Bupati memaparkan lima agenda prioritas yang harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah.

Prioritas pertama adalah pelaksanaan pra-evaluasi program kerja perangkat daerah. Michael memberikan apresiasi kepada seluruh pimpinan OPD, khususnya Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah, yang telah memfasilitasi pelaksanaan evaluasi program kerja. Menurutnya, evaluasi merupakan instrumen penting untuk mengukur kinerja sekaligus memastikan setiap program benar-benar berkontribusi terhadap pencapaian indikator kinerja utama daerah.

Ia meminta setiap OPD menjadikan evaluasi sebagai budaya kerja serta segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil evaluasi melalui perbaikan program agar lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Prioritas kedua adalah percepatan pembangunan sumber daya manusia dan perluasan kesempatan kerja. Bupati mengapresiasi Dinas Tenaga Kerja atas penyelenggaraan Job Fair yang melibatkan berbagai perusahaan serta Politeknik Negeri Nusa Utara.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu terus diperluas agar semakin banyak putra-putri Sangihe memperoleh akses terhadap dunia kerja sekaligus meningkatkan kompetensi mereka.

Pada poin ketiga, Michael menekankan pentingnya penguatan kelembagaan perangkat daerah dan reformasi birokrasi. Ia meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) segera melakukan peninjauan menyeluruh terhadap nomenklatur jabatan yang sudah tidak lagi sesuai dengan regulasi.

Menurutnya, penyesuaian tersebut penting agar tidak ada lagi jabatan yang telah dihapus atau diubah berdasarkan ketentuan, tetapi masih tercantum dalam sistem administrasi sehingga menghambat pengembangan karier ASN. Langkah itu juga diperlukan untuk memberikan kepastian hukum dalam pembinaan karier serta pemenuhan hak-hak ASN.

Selanjutnya, Bupati meminta Inspektorat Daerah memperkuat pengawasan, akuntabilitas, dan disiplin birokrasi melalui pemeriksaan serta evaluasi menyeluruh terhadap seluruh perangkat daerah pada semester kedua tahun ini.

Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak boleh berhenti pada pemeriksaan administrasi semata, tetapi harus memastikan setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan melalui APBD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penerapan pengawasan berbasis hasil (result-based audit).

Pada Poin terakhir yang menjadi perhatian adalah percepatan transformasi digital pemerintahan dan peningkatan kapasitas ASN. Untuk itu, Bupati menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika segera menyusun Masterplan Pemerintahan Digital Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai peta jalan digitalisasi pemerintahan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Selain itu, seluruh ASN juga diminta mengikuti webinar tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja.

“Saya berharap kegiatan ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, dan keterampilan ASN dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan guna mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari, sekaligus menjadi bagian penting dalam penerapan manajemen talenta,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Michael Thungari mengajak seluruh ASN menjadikan semester kedua Tahun Anggaran 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas kinerja, mempercepat pencapaian target pembangunan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Mari kita bekerja bukan sekadar menjalankan kewajiban, tetapi bekerja dengan hati, bekerja dengan integritas, dan dengan semangat melayani masyarakat serta rekan sejawat,” pungkasnya. (Ady)