oleh

Wakil Bupati Minsel Petra Rembang Resmikan Mimbar GMIM Betel Kapoya

-Minsel-69 views

Amurang, Jurnal6
Wakil Bupati Minahasa Selatan,  Petra Yani Rembang, meresmikan mimbar di Gereja GMIM Betel Kapoya, Kecamatan Suluun Tareran, Kabupaten Minsel, Provinsi Sulawesi Utara.

Peresmian mimbar gereja ini dilaksanakan pada Minggu (11/7/2021).

STA GINOSKO

Selain meresmikan fasilitas rumah ibadah GMIM Betel, Petra Rembang, juga menjadi Khadim dalam ibadah tersebut.

Dalam khotbah yang diambil dalam 1 Tesalonika 5 : 12-22, Petra Rembang mengupas soal etika Pengucapan Syukur.

Menurut Petra, mengucap syukur adalah dengan menjaga dan memelihara berkat yang diberikan oleh Tuhan.

“Dan, orang menjaga dan memelihara berkat harus tahu mempergunakan berkat yang diberikan untuk menjadi berkat buat sesama,” kata Wakil Ketua Sinode GMIM yang pernah mengajar sebagai guru Agama di SMA Negeri Amurang itu.

Petra dalam sambutannya usai khotbah, mengimbau Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) dan jemaat untuk mengutamakan mengucapsyukur atas anugerah Tuhan dan pendewasaan iman jemaat.

“Mengucapsyukur dengan tidak lupa bersama-sama menjaga, merawat dan memelihara mimbar ini dengan sebaik-baiknya,” tandas Petra Rembang.

Dia mengingatkan, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Oleh sebab itu jemaat GMIM Kapoya dimintanya untuk menghindari virus itu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Patuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 5 M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Itu akan menghindarkan kita dari potensi terjangkit Covid-19,” terangnya.

Sementara itu, Orwin Tengor, salah satu jemaat GMIM Kapoya, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Wakil Bupati Minsel, Petra Yani Rembang.

“Sebagai jemaat, kami sangat bangga karena Wakil Bupati Minsel, pak Petra Rembang, menyempatkan diri untuk hadir bahkan menjadi Khadim dalam ibadah syukur peresmian mimbar di GMIM Betel Kapoya,” ucap Orwin, yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Minsel.

Dia juga ikut bangga akan kesadaran jemaat GMIM Betel Kapoya dalam mendukung program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ibadah raya.

“Semua jemaat hadir dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker dan mencuci tangan. Kehadiran jemaat pun hanya 20 persen dari kapasitas gedung gereja,” ungkap Orwin dan diaminkan Audy Runtuwarouw.

Ibadah ini dihadiri Ketua BPMJ Betel Kapoya Pdt Femmy Mawelkere, MTh, serta pendeta pelayanan, Pelsus dan Panitia Pembangunan.

Hadir juga Sekretaris TP PKK Kabupaten Minsel, Juliwati Rembang-Wati, Hukum Tua Desa Kapoya Osty Koyo dan Hukum Tua Kapoya Satu Lanno Rarung.(csr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed