oleh

Terkait Penarikan Pajak 2012-2013, Sambul: Penyimpangan Anggaran Tanggung Jawab Petugas Pemungut

-Minut-127 views

Jurnal6, Minut – Kejari Minahasa Utara (Minut) cecar mantan Kabid Pajak Dinas Keuangan (sekarang Badan Keuangan), Audi Sambul, terkait skandal penarikan pajak Tahun Anggaran 2012-2013. Diduga anggaran berbanderol Rp1 miliar, dijadikan modus untuk kepentingan pribadi.

“Saya sudah dipanggil dan memberikan klarifikasi ke pihak kejari terhadap persoalan pungutan pajak pada 2013 lalu,” terang Sambul.

“Dan saya tegaskan bahwa jika memang ada penyimpangan anggaran itu menjadi kesalahan petugas pemungut pajak,” imbuh Sambul yang kini menjabat Kadis Pariwisata Minut.

Ia menjelaskan, teknis penarikan pajak terhadap wajib pajak itu harus dilalukan secara mandiri oleh yang bersangkutan. Namun jika berhalangan maka itu bisa diwakilkan ke petugas pemungut di lapangan.

“Regulasinya sudah mengatur agar supaya pembayaran pajak ini dilakukan secara mandiri. Namun bisa juga dititipkan ke pemungut pajak dengan alasan kesibukan atau karena tagihanya sudah bertupuk untuk beberapa bulan,” tutur Sambul.

Sambul menambahkan, saat dia diperintahkan ex Bupati Drs Sompie Singal merangkap jabatan dari Kabid Aset ke Kabid Pajak, itu sudah pada bulan Oktober 2013.

“Jadi kabid Pajak yang saya gantikan itu bernama Oscar Korompot (sudah Almarhum), dan masa jabatan saya di kabid pajak hanya berlangsung selama tiga bulan hingga Desember 2013,” tandas Sambul, seraya menambahkan telah memberikan klarifikasinya di Kejari Minut.

Informasi dirangkum, kasus dugaan penggelapan pajak diduga dimotori oleh oknum ASN berinisial PP alias Peggy. Saat itu dana pajak yang digelapkan berasal dari tagihan milik perusahaan Coca-cola di Kauditan sekitar Rp 300 juta, perusahaan perhotelan Cocatinus di Wori menembus angka 400 juta, sisanya berasal dari pajak Air Tanah, serta beberapa pajak restoran dan rumah makan yang tersebar di Minut.

Selain mantan Kabid Pajak Audi Sambul yang kini menjabat Kadis Pariwisata Pemkab Minut sejumlah nama seperti mantan Kadis Keuangan AF alias Arnold dan ex top eksekutif SS alias Singal juga akan diminta klarifikasi oleh Kejari terkait penarikan pajak yang dijadikan modus untuk kepentingan pribadi 2012-2013 di Dinas Keuangan (sekarang Badan Keuangan). (PaulWo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed