oleh

Polres Minsel Panggil Guru dan Orang Tua Murid

-Minsel-437 views

Amurang, Jurnal6

Kasus pengeroyokan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari salah satu sekolah di Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), sampai ke tangan pihak berwajib. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Minsel dan Polsek Amurang, jadi ujung tombak.

Informasi diperoleh, Unit PPA Polres Minsel melakukan penyelidikan kasus penganiayaan anak sekolah yang sempat viral di media sosial. Kapolres Minsel AKBP FX Winardi Prabowo SIK saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Kamis (10/1/2019) mengungkapkan, Polres menaruh atensi atas kasus itu, dengan melakukan upaya penyelidikan.

Langkah pertama yang dilakukan adalah mendatangi sekolah para pelajar yang terlibat. Polisi juga memanggil guru-guru dan orang tua murid untuk diperiksa. “Ini menjadi atensi khusus jajaran Polres Minsel. Unit PPA Sat Reskrim dan Polsek Amurang telah mendatangi sekolah yang bersangkutan. Pihak guru dan orang tua telah kami panggil untuk diperiksa,” ungkap Winardi.

Untuk menyelesaikan kasus secara tuntas, kata Winardi, Polres Minsel akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minsel. Dia meminta peran aktif dari Dikpora Minsel mengungkap kasus yang mencoreng dunia pendidikan ini. “Kita juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk penanganan kasus ini,” pungkas Winardi.(csr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 komentar

News Feed