Bupati Thungari Turun Langsung Panen Sarang Burung Walet di Pulau Kalama

Sangihe525 Dilihat

Sangihe, jurnal6.com

Keberadaan sarang burung walet di Pulau Kalama, Kecamatan Tatoareng, yang menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah. Hal ini ditunjukkan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, saat melakukan kunjungan kerja ke pulau tersebut, Kamis (30/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Thungari turun langsung ke lokasi panen di dalam gua dan ikut memanen sarang burung walet bersama masyarakat setempat. Aksi tersebut menjadi pengalaman pertama bagi orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Sangihe itu.

Bupati yang dikenal energik tersebut tampak antusias mengikuti seluruh proses panen. Ia mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus membuka wawasan tentang tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami, bisa langsung masuk ke gua dan melihat proses panen sarang burung walet. Kami juga merasakan bagaimana perjuangan masyarakat, termasuk risiko dan bahaya yang mereka hadapi saat melakukan panen,” ujar Thungari.

Setelah melihat langsung potensi dan kondisi di lapangan, Bupati berharap masyarakat dapat terus menjaga serta melestarikan habitat burung walet di Pulau Kalama.

“Harapannya, sumber daya alam yang merupakan anugerah Tuhan ini dapat terus dijaga, sehingga tetap memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” tambahnya.

Kehadiran Bupati dalam kegiatan panen tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kepala Desa Kalama, Eksplandriks Kahimpong, menyebut momen tersebut sebagai kebanggaan tersendiri bagi warga.

“Sudah beberapa bupati datang ke pulau ini, tetapi baru kali ini ada bupati yang turun langsung ke lokasi dan ikut panen bersama masyarakat di dalam gua. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami,” ungkapnya.

Selain mengikuti panen sarang burung walet, dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut juga dilaksanakan kegiatan sosial, seperti pengobatan gratis, pemberian bantuan kepada siswa sekolah, serta pasar murah bagi masyarakat setempat. (Ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *