Manado, Jurnal6.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Prof Dr Ir Oktovian Sompie MEng IPU, ASEAN Eng, secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Angkatan 148 Tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung di lingkungan Universitas Sam Ratulangi pada Senin (13/7/2026).
Dalam sambutannya, Rektor Oktovian Sompie menegaskan bahwa Kuliah Kerja Terpadu merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa, karena tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga mengasah kepedulian sosial dan kemampuan beradaptasi dengan kehidupan masyarakat.
“Melalui Kuliah Kerja Terpadu ini, kalian akan belajar mengimplementasikan ilmu pengetahuan, sekaligus belajar memahami kehidupan masyarakat secara langsung,” ujar Rektor.
Ia berharap seluruh peserta KKT mampu mengenali berbagai potensi yang dimiliki daerah penempatan, membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat kelurahan dan desa, serta masyarakat setempat. Menurutnya, program kerja yang dijalankan mahasiswa harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat nyata.

“Kami berharap seluruh peserta KKT dapat mengenali potensi tersebut, berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokal,” tambahnya.
Selama berada di Kota Bitung, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program pengabdian di sejumlah wilayah yang telah ditetapkan.
Program KKT menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di daerah.
Dari pantauan Jurnal6.com, pada Selasa (14/7/2026) pukul 09.30 Wita, sebanyak lebih dari 900 mahasiswa diberangkatkan menuju Kota Bitung, Sulawesi Utara. Di sana mereka akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat selama 23 hari. Keberangkatan peserta dilakukan dari area parkir Unsrat, Manado.(jrl)


Tinggalkan Balasan