oleh

Tiga Kasus DBD di Kabupaten Sangihe, Satu Orang Meninggal Dunia

-Sangihe-83 views

Sangihe, jurnal6.com
Selain telah memakan korban jiwa, saat ini di Sangihe, di awal tahun 2022, tercatat tiga kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sementara dalam penanganan medis.

Hal ini dikatakan Kasie Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular, Surveilans Imunisasi dan Penanggulangan Wabah Penyakit/Bencana Dinas Kesehatan Daerah Kepulauan Sangihe Reonald Tanod saat dikonfirmasi, Rabu (26/1/2022).

STA GINOSKO

Menurut Tanod,  pihaknya mencatat ada 3 kasus DBD, dengan jumlah meninggal dunia 1 orang. Dikatakannya, kasus DBD yang menyebabkan salah satu warga di Kelurahan Tapuang meninggal, disebabkan kondisi yang dialami pasien sudah mencapai fase Dengue Shock Syndrome (DSS) atau fase yang lebih berat.

“Sejak bulan November 2021 lalu, sudah ketiga kalinya pihak Dinas Kesehatan Sangihe melaksanakan fogging di Kelurahan Tapuang. Fogging ini dilakukan menyusul adanya kasus DBD di wilayah tersebut,” kata Tanod.

Foging dilakukan karena adanya kasus DBD, tapi sifatnya hanya fogging focus atau hanya radius dua ratus meter dari titik kasus. Lanjut dia menekankan, bahwa fogging merupakan alternatif terakhir dalam penanganan DBD. 

“Penerapan metode 3M plus yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur serta plusnya seperti tidur menggunakan kelambu dan menyalakan obat anti nyamuk merupakan metode paling efektif dalam menangani DBD,” urainya lagi.

Ia menambahkan, pelaksanaan foging sendiri dilakukan dua siklus. Misalnya siklus yang pertama kita fogging dia hanya membunuh nyamuk dewasa yang sudah ada. Siklus kedua mengantisipasi jentik nyamuk yang sudah bertumbuh sembilan hari kemudian menjadi nyamuk dewasa, sehingga harus di lakukan fogging kembali. 

“Setelah diketahui adanya kasus, pihak kami akan melakukan penyelidikan epidemiologi atau PE. Dan salah satu hal yang kita lihat dari PE itu yaitu penyebab, sumber serta cara penularan, bahkan faktor-faktor yang membuat timbulnya kasus,” tutupnya. (Ady)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed