oleh

Gelar Pembahasan Awal, Kaloh Optimis Produk Ranperda PSP Akan Tuntas Dengan Cepat, Tepat dan Konprehensif

Foto : Fabian Kaloh, S.IP, M.Si Ketua Pansus PSP DPRD Sulut

Jurnal6 Manado – Meski dihadapkan situasi Pandemi covid 19 serta pemberlakuan PPKM di daerah ini, Ketua Pansus Ranperda Pengendalian Sampak Plastik (PSP) DPRD Sulut Fabian Kaloh, S.IP, M.Si optimis akan menuntaskan ranperda tersebut dengan baik.

STA GINOSKO

Hal tersebut dikatakan Kaloh didampingi dua anggota pansus Boy Tumiwa dan Agustin Kambey usai menggelar rapat awal pembahasan yang diikuti seluruh anggota pansus melalui Video Conference di kantor DPRD Sulut Senin (2/8/21).

” Rapat perdana Pansus PSP hari ini dihadiri oleh semua anggota pansus maupun tenaga ahli dengan agenda terkait tahapan-tahapan yang akan kita laksanakan kedepan walaupun dalam rapat perdana tadi sempat mencuat sejumlah persoalan yang menjadi substansi dari ranperda ini, ” ungkap politisi PDIP ini.

” Baik Pansus maupun para tenaga ahli memiliki semangat dan komitmen yang sama meski ditengah kondisi pandemi covid 19 maupun pemberlakuan PPKM, ranperda PSP harus diselesaikan secepat mungkin, ” tegasnya.

Selain itu lanjut mantan birokrat senior di Pemerintahan Kota Bitung ini, koordinasi dengan 15 kabupaten/kota juga menjadi agenda penting Pansus PSP untuk mengakomodir kebutuhan daerah terutama yang berkaitan dengan pemberlakuan sanksi.

” Kami juga menginginkan ranperda ini nantinya terintegrasi dengan daerah – daerah di 15 kabupaten/kota Sulawesi Utara, karena 15 kabupaten/kota ini berbeda – beda situasi dan kondisinya, situasi masyarakatnya maupun sosiologisnya. Pansus akan turun ke kabupaten/kota karena nantinya ranperda tersebut juga akan membahas substansi terkait soal sanksi, dan bisa saja pemberian sanksi dikenakan oleh masing – masing kabupaten/kota
dan itu yang akan kita bahas teknisnya seperti apa termasuk juga dengan instansi terkait maupun para pengusaha yang memproduksi plastik maupun produsen yang menggunakan bahan plastik sebagai bahan kemasan produksi mereka. ” jelasnya.

” Kita menginginkan ranperda ini secepatnya diselesaikan, cepat tepat tapi juga koprehensif dan diupayakan agar tidak ada celah yang kemudian masyarakat akan complain, ” tandas Kaloh optimis. (stem)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed