FDW Tegaskan akan Evaluasi Pejabat tak Ikut Pembahasan LKPJ

0
148

Amurang, Jurnal6
Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Franky Donny Wongkar (FDW), kesal. Adanya aksi pejabat yang tidak mau hadir saat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2020, jadi penyebab.

Informasi ini diterima secara langsung oleh Franky Wongkar saat Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, Rommy Poli membacakan hasil akhir pembahasan LKPJ, Selasa (4/5/2021). Informasi itu ternyata langsung dia catat.

“Ada beberapa hal yang saya catat dari pembacaan laporan pembahasan Pansus LKPJ tadi,” aku Franky Wongkar.

Yang menjadi titik berat dari respon FDW soal hasil pembahasan Pansus LKPJ, adalah mangkirnya beberapa kepala SKPD saat pembahasan. Tidak hanya itu, ada yang hadir tapi tidak menyerahkan data yang diminta.

FDW berjanji akan menindaklanjuti dan bahkan akan mengevaluasi pejabat yang bersangkutan.

“Dari informasi tadi, ada perangkat daerah yang tidak kooperatif dan transparan soal data. Kami akan evaluasi (pejabat) perangkat daerah itu tentang kinerja,” tegas Franky Wongkar.

Menurut dia, kritikan soal kineria yang disampaikan Pansus LKPJ akan sangat bermanfaat bagi pembangunan di Kabulaten Minsel.

“Kritikan dalam rekomendasi merupakan hal yang positif untuk penyempurnaan pelaksanaan pemerintahan,” jelasnya.

Ada tiga kepala SKPD yang mendapat sorotan tajam Pansus LKPJ. Dinilai, kepala SKPD ini tidak kooperatif.

Ketiga Kepala SKPD itu yakni, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Koperasi.(csr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here