oleh

Tabrak Beton Aula Yohanes Batukota, Tiga Nyawa Melayang

-Manado-137 views

Foto yang diupload teman korban di facebook. Dalam foto itu, si pengunggah menyampaikan rasa belasungkawa atas musibah yang menimpa tiga korban.

Manado, Jurnal6
Kecelakaan tragis di jalan Batukota, Manado, renggut tiga nyawa. Bapak dan ibu muda serta seorang bayi, dinyatakan tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Peristiwa itu terjadi di Jalan Pulau Sulawesi, Kelurahan Batukota, Kecamatan Malalayang, Selasa (23/3/2021), sekira pukul 23.00 Wita.

STA GINOSKO

Informasi diperoleh, korban lakalantas satu keluarga itu adalah Hizkia Sinadia, Regina Molintao dan Sky Sinadia.

Ketiga korban, tewas setelah menabrak beton di Aula St Yohanes, Batukota. Banyak yang berspekulasi bahwa sepeda motor yang ditumpangi ketiganya mengalami rem rusak dan meluncur dengan cepat dari arah Winangun. Pasalnya, kemiringan jalan itu cukup ekstrim.

Kecelakaan maut ini langsung heboh di dunia maya. Ribuan orang menyampaikan ucapan bela sungkawa.

Beberapa di antara netizen mengatakan bahwa sepeda motor Yamaha Vega warna putih yang ditumpangi ketiga korban bermasalah pada rem belakang. Diduga, karena hanya rem depan yang berfungsi, sehingga tidak mampu menahan beban tiga orang di atas motor saat meluncur.

Kepala Satuan Lalulintas, Kompol Benyamin Undap, membenarkam peristiwa itu.

“Iya. Tadi malam ada peristiwa kecelakaan yang menewaskan satu keluarga,” akunya, Rabu (24/3/2021).

Menurut warga sekitar, hampir tiap tahun selalu ada korban jiwa di lokasi itu. Curamnya jalan Pulau Sulawesi itu diduga jadi penyebab kecelakaan.

“Hampir tiap tahun ada saja lakalantas yang menelan korban jiwa di jalan itu. Jadi, hati-hati jika ada kendaraan yang remnya rusak, jangan melewati jalan itu. Atau lebih baik langsung diperbaiki dulu remnya baru bisa beraktivitas,” kata Inggrid Sumampow, warga Winangun.(csr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed