oleh

Walikota GS Vicky Lumentut Ijinkan Lahan Pekuburan Pemkot Jadi Makam Korban Covid-19

MANADO,JURNAL6.COM- Pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang semakin mewabah dilebih dari 200 negara di seluruh dunia, terus menjadi perhatian serius semua pihak.
Betapa tidak, virus yang telah menginfeksi kurang lebih 3,4 juta orang didunia bahkan telah menelan korban jiwa yang tidak sedikit jumlahnya ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Manado.
Alhasil, akibat stigma negatif yang terbentuk di masyarakat, tidak sedikit pula terjadi penolakan sosial dari warga baik itu pembuatan lahan pekuburan Covid-19, pemakaman korban positif Covid-19 maupun orang dalam status PDP dan ODP

Menyikapi akan hal ini, Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Sabtu (02/05/2020), menegaskan Pemerintah Kota Manado mempersilah kan lahan pekuburan yang berlokasi di kaiwatu, untuk digunakan apabila ditemui ada penolakan dari masyarakat terhadap pemakaman korban Covid-19.

“Kalau ada pasien Covid -19 yang meninggal di Manado, meskipun bukan warga Manado, tempat tinggalnya jauh ataupun mendapat penolakan ketika akan dimakamkan di kampungnya, kami ijinkan dimakamkan di lahan pekuburan milik Pemkot Manado, di jalan Kaiwatu,” ucap Walikota.

Iapu membahkan, demi misi kemanusiaan dan supaya jenazah tidak tertahan lama di Rumah sakit, maka kami bersedia membantu korban pasien covid-19 yang mendapat masalah penolakan.

“Lahan pekuburan Kaiwatu terbuka bagi warga luar Manado yang menjadi korban covid-19,” pungkas Ketua Dewan Pengawas Apeksi di Indonesia ini.

(ONAl GAMPU )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed