Pasla: Wabah COVID-19 tak Pengaruhi Produksi Pertanian Minsel

0
296

Amurang, Jurnal6
Ketahanan pertanian Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), patut diacungi jempol. Terbukti, selama 3 bulan wabah virus corona menyerang Indonesia, dan sebulan pelaksanaan social distancing, produksi pertanian Minsel tak berkurang. Panen jagung, cabai dan padi terus berlangsung.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Minsel, Franki Pasla, sejumlah kelompok tani di Minsel melaporkan keberhasilan produksi pertanian mereka. Panen berjalan lancar, produksinya pun meningkat.

“Puji Tuhan, di tengah serangan wabah virus corona, produksi tanaman pertanian di Minsel tetap berhasil. Panen jagung, cabai, bawang, sayuran, meningkat,” kata Pasla, Rabu (1/4/2020).

Untuk mempertahankan produksi bahan makanan, Pasla meminta petani Minsel untuk melaksanakan physical distancing di kebun mereka. “Kalau warga di perkotaan melaksanakan physical distancing di rumah saja, kalau petani, laksanakan program itu di kebun bersama keluarga. Itu akan lebih bermanfaat dan membawa hasil. Di kebun lebih aman, tidak ada virus corona,” kata Pasla.

Senada dengan Pasla, ratusan kelompok tani di Minsel tetap menjalankan aktivitas menanam mereka di kebun. Alhasil, produksi tanaman mereka berjalan normal, pendapatan keluarga pun tetap ada. “Meski ada wabah corona, kami tidak berhenti mengolah kebun dan sawah kami. Aktivitas menanam dan mengolah kebun tetap kami jalankan,” kata Polke Sangian, petani Minsel yang baru saja memanen jagung.(rul mantik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here