Pesaing CEP ‘Keok’ Saat Musda Golkar, Paruntu Makin Mantap Tatap Pilgub 2020

0
1541

Manado, Jurnal6
Pengaruh politik Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu, di tubuh Partai Golongan Karya (Golkar), masih terlalu besar. Itu membuat sejumlah tokoh Partai Golkar yang sebelumnya dikabarkan ikut kontestasi, ‘keok’ saat perebutan Kursi Nomor Satu di Partai berlambang Pohon Beringin itu. Dengan pengaruh besarnya itu, CEP, sebutan akrab wanita berkulit putih ini, kokoh sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat I Partai Golkar Sulawesi Utara.

Pemegang gelar Doktor Honoris Causa itu, terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Partai Golkar Sulut, di Ballroom Four Point Hotel Manado, Sabtu (15/2/2020). Pada Musda itu, seluruh Ketua DPD II PG se-Sulawesi Utara (Sulut), satu suara memilih CEP sebagai Ketua DPD I PG Sulut, Periode 2020-2025.

“Kami semua sepakat memilih ibu Christiany Paruntu, sebab beliau telah sukses menaikkan gengsi Golkar Sulut selama kepemimpinannya,” kata Bendahara DPD II PG Minsel, Maudi Tiwa.

Kesempatan menahkodai DPD I PG Sulut, membuat CEP semakin mantap menatap Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut tahun ini. Pasalnya, tak ada lagi pesaing lain yang dapat “mengganggu” langkah CEP menjadi Calon Gubernur (Cagub) yang akan diusung Partai Golkar. “Setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut, sudah bisa dipastikan bahwa DPP Golkar akan memberikan ‘tiket’ Pilgub kepada CEP,” kata Taufik Tumbelaka, pengamat politik Sulawesi Utara.

Terpilihnya CEP sebagai Nahkoda Golkar, kata Tumbelaka, juga akan berpengaruh pada peningkatan elektabilitasnya. “Gaung euforia terpilihnya CEP sebagai Ketua DPD I PG Sulut, akan sampai ke seluruh pelosok Provinsi Sulut. Ini juga akan berpengaruh pada peningkatan elektabilitasnya jelang Pilgub Sulut,” tambahnya.(rul mantik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here