Tunjang Produk Kain Koffo, DP3 Sangihe Kembangkan Pisang Hote

0
127

Sangihe, Jurnal6
Tanaman Abaka di Indonesia  hanya ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Talaud. Hanya saja di Sangihe tanaman yang oleh warga setempat disebut Pisang Hote, masih kurang diminati petani. Pahadal, pasarnya sangat menjanjikan disertai harga jual mencapai jutaan rupiah per kilogram (Serat yang telah diolah).

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan (DP3) Sangihe, Golfired Pella tak menepisnya dikonfirmasi wartawan. Namun meski masih kurang diminati petani, Abaka akan kembali dikembangkan di Sangihe, sebab saat ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga tengah mengembangkan produk kain Koffo yang merupakan kain khas Sangihe yang notabene bahan bakunya dari serat Abaka.

”Sebetulnya Abakah sudah kami kembangkan Tahun 2012, tapi belum diminati petani. Namun berhubung saat ini kain Koffo sudah dikenal dan banyak dicari orang, termasuk sudah ada support dari pak Bupati, kami kembali akan mengembangkannya,” ungkap Pella.

Dijelaskannya pula, sebagai lumbung bahan baku Abaka di tanah air, Sangihe tidak sulit mengembangkan tanaman yang juga menjadi sumber bahan baku pembuatan tali kapal, kertas cek serta bahan mata uang kertas dollar. Apalagi untuk varitas Abakah Sangihe bisa tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi.

”Selain bisa ditanam dimana saja, ada beberapa wilayah dataran tinggi yang sudah kami sipakan untuk pengembangan Pisang Abaka, termasuk di wilayah kampung Lenganeng yang telah lebih dulu dikembangkan dan wilayah dataran tinggi Kampung Malamenggu,” ujarnya.

Khusus untuk pengolahan Abaka dari bahan mentah menjadi serat, Dinas Pertanian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Sangihe, termasuk untuk pengembangan pemasarannya.

”Soal pengolahan dan pemasaran serat Abaka saya bersama pak Feliks Gaghaube, Kepala Perindag sudah berkoordinasi dan pembicarakan hal ini,” pungkas Pella.(Ady)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here