Demo RUU-KUHP dan Revisi UU KPK di DPR RI Rusuh

0
59

Jakarta, Jurnal6
Gelombang demo mahasiswa melanda sejumlah kota besar di Indonesia, Selasa (24/9/2019). Puluhan ribu mahasiswa turun jalan memprotes Rancangan Undang-Undang (UU) KUHP dan Revisi UU-KPK oleh DPR RI dan Pemerintah. Bentrok antara petugas kepolisian dan para pendemo pun tak terelakkan.

Seperti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR-RI, Jakarta. Ribuan mahasiswa menyampaikan tuntutan agar DPR dan pemerintah tidak mengesahkan RUU KUHP yang dianggap kontroversi. Hingga malam hari, pendemo masih bertahan di lokasi demo.

Pihak kepolisian pun ambil langkah tegas. Pendemo dipaksa untuk membubarkan diri. Upaya petugas yang dinilai terlalu tegas dibalas dengan lemparan benda keras. Bahkan, di beberapa titik terjadi pembakaran dan perusakan properti umum.

Desakan mahasiswa membuat Ketua DPR-RI, Bambang Soesatyo angkat suara. Menurutnya, pengesahan RUU KUHP sudah dihentikan. “Kami sudah memenuhi tuntutan atau aspirasi yang disampaikan oleh adik-adik mahasiswa, yaitu menunda KUHP dan RUU Pemasyarakatan sebagaimana yang disampaikan kepada kami di DPR,” tandan Bamsoet, sapaan akrabnya.

Kendati demikian, konsentrasi massa di kawasan gedung DPR RI masih berlangsung. Petugas keamanan terpaksa harus mendesak massa untuk dibubarkan. Namun, saat upaya itu dilakukan, polisi menduga ada penyusupan dari luar mahasiswa.

Seperti dilansir dari laman detikNews.com, Rabu (25/9/2019), Polisi menduga ada pihak yang mendomplengaksi unjuk rasa yang digelar di DPR. Pola-pola yang dilakukan kelompok perusuh juga disebut mirip dengan pada saat aksi 22 Mei 2019.

“Ini yang demo bukan lagi mahasiswa, tetapi perusuh. Ini polanya mirip 22 Mei,” kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi dalam keterangannya, Rabu (25/9/2019).

Hengki menduga aksi demo tersebut disusupi oleh sekelompok orang yang ingin mengacaukan situasi. Ia menyebut para pelaku memprovokasi untuk melakukan tindakan anarkistis. “Diduga massa liar yang sengaja datang membuat kerusuhan,” imbuhnya.

Diketahui massa merusak Pospol Slipi, Jakarta Barat. Massa melemparinya dengan molotov hingga Pospol mengalami kebakaran. Satu orang pelajar berinisial RP (20) ditangkap polisi. RP ditangkap saat membawa molotov. “Dia dari Bekasi datang ke Jakarta hanya untuk merusuh,” tandas Hengki.(jurnal/dtk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here