oleh

Seleksi Calon Praja IPDN, Sulut Kebagian Jatah 48 Orang

Jurnal6 Manado – Seleksi penerimaan calon Praja IPDN tahun ajaran 2019 sementara berlangsung  di seluruh Propinsi dengan dengan total formasi secara nasional sebanya 1700 praja.

Khusus wilayah Propinsi Sulut tahun ini kebagian jatah 48 Praja sesuai hitungan formasi Kementerian PAN-RB dengan dasar rumusan seperti jumlah penduduk dan lain – lain.

Hal tersebut diungkapkan  Direktur IPDN Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)
DR.Noudy Tendean, S.IP, M.Si  terkait proses seleksi yang dilaksanakan saat ini.

Tendean mengatakan untuk seleksi calon Praja di Sulawesi Utara tercatat sebanyak 1045 orang telah melalui proses pendaftaran, namun setelah melalui tahapan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) hanya 974 orang yang lolos seleksi. Kemudian  dari 974 orang diadakan penyaringan kembali berdasarkan nilai passing grade hingga  hanya tersisa 76 orang yang akan memperebutkan  48 formasi yang disediakan.

 “ 76 orang ini nantinya akan maju ke tahap 2 yakni tes kesehatan di Rumah Sakit Wolter Mongisidi Teling dan yang lolos berhak maju ketahap 3 yaitu Psikotes, setelah memenuhi syarat yang bersangkutan akan ke Jatinangor untuk seleksi kesamaptaan kemudian wawancara. Jadi seleksi tingkat daerah ada 3 tes dan 2 tes untuk tingkat pusat,” terang Tendean Senin (1/7/19).

Ditambahkannya formasi penerimaan Praja IPDN untuk tahun 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun ajaran 2018 sebanyak 2000 orang.

“ Tahun ini formasi diperhitungkan melalui formasi CPNS makanya Kementerian Dalam Negeri beberapa terakhir tidak ada penerimaan CPNS murni tingkat SMA karena sudah diperhitungkan di calon Praja IPDN,” jelas mantan Kaban Diklat Sulut ini.

Tendean juga mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai informasi oknum-oknum yang memberikan janji mengatas namakan IPDN untuk memudahkan agar  lolos menjadi Praja.

 “ Informasi resmi hanya melalui website IPDN kalau bisa, cari tau siapa yang memberi infomasi palsu atau memberi janji-janji apalagi meminta imbalan yang mengatas namakan IPDN segera laporkan. “ tutupnya.(stem)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed