Sangihe, jurnal6.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe terus melakukan penanganan pasca bencana alam banjir rob gelombang tinggi dan angin kencang yang merusak rumah penduduk dan fasilitas publik.
Penanganan awal dengan memberikan bantuan bahan pokok dan membuka dapur umum bagi masyarakat yang terdampak di sejumlah wilayah.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas sosial daerah Kepulauan Sangihe, Danny Mandak saat dikonfirmasi awak media.
Menurut Mandak, Pemerintah pastinya tetap memiliki kepedulian bagi masyarakat yang terdampak bencana dan tentunya infetarisasi masyarakat terus dilakukan agar semua mendapatkan penanganan.
“Yang pasti ketika bencana terjadi kami segera menindaklanjuti dengan pemberian bantuan,” kata Mandak.
Yang belum tersentuh itu yang sementara kami persiapkan
Ia membantah jika pemerintah dinilai lambat dalam menyikapi bencana alam yang terjadi sebab selama ini selalu membangun kordinasi hingga ke tingkat kampung kelurahan.
“Kalau ada yang mengatakan belum maksimal karena itu memang data karena data itu tumpang tindih artinya ada yang sudah masuk terus juga ada yang menyusul. Jadi karena sekarang kami ketika terjadi bencana diperketat melalui data-data yang masuk dari RT dan Kelurahan. Jadi yang belum tersentuh itu yang sementara kami persiapkan,” ujarnya.
“Untuk yang diberikan pemerintah daerah sekarang ini sembako karena penanganan awal itu yang dilakukan lewat Dinas sosial,” tambahnya.
Setelah penanganan sementara pemerintah juga akan mengusulkan bantuan ke pemerintah pusat untuk penenganan lanjutan terkait kerusakan pasca bencana.(Ady)








