oleh

Obat Covid-19 Ditemukan, Akhir Tahun Diperkirakan Tiba di Indonesia

JAKARTA, JURNAL6.COM
Obat Covid-19 akhirnya dapat ditemukan. Itu menyusul ditemukannya dan telah digunakannya vaksin Covid-19.

Pasca ditemukan oleh raksasa farmasi yang berbasis di Amerika Serikat, Merck & Co, pemerintah Republik Indonesia langsung memburunya.

STA GINOSKO

Lobi pemerintah Indonesia sukses mendapat kesempatan memboyong obat yang paling ditunggu-tunggu di seluruh dunia itu.

Bahkan, pemerintah memastikan, obat Covid-19 buatan Merck bernama Molnupiravir diharapkan bisa tiba di Indonesia pada akhir tahun ini.

Dilansir dari CNBC, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan, obat yang diklaim dapat mengurangi risiko pasien Covid-19 hingga masuk rumah sakit itu diharapkan bisa digunakan mulai tahun depan.

“Mudah-mudahan tidak ada gejolak, tapi toh kalau ada gelombang baru kita sudah siap dengan obat-obatannya,” kata Budi usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (15/11/2021).

Budi mengatakan, pemerintah saat ini masih menunggu izin penggunaan darurat produk medis atau Emergency Use Authorization (EUA) dari FDA.

“Diharapkan awal Desember ini juga sudah keluar dari sana,” katanya.

Budi menegaskan, pemerintah masih mengkaji alternatif obat lainnya. “Kami akan terus bekerja sama dengan BPOM untuk mengkaji alternatif obat ini,” tegasnya.

Raksasa farmasi yang berbasis di Amerika Serikat, Merck & Co. mengumumkan akan memberi lisensi bagi pembuat obat di seluruh dunia untuk memproduksi Molnupiravir, pil antivirus yang berpotensi menyelamatkan nyawa untuk pengobatan Covid-19.

Lebih dari itu, produsen obat tersebut menyatakan tidak akan menerima royalti selama Covid-19 dinyatakan sebagai keadaan darurat global oleh PBB, seperti dilansir NPR di Amerika Serikat, Kamis, (28/10/2021).

Obat, yang dikenal sebagai molnupiravir, menunjukkan harapan dalam mengobati infeksi Covid-19, dan perjanjian untuk melisensikan produksinya dapat membantu jutaan orang di negara berkembang mendapatkan akses ke obat itu.(csr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed