oleh

Terdampak Covid 19 Supir Angkot Menjerit

-Minsel-50 views

Minsel, Jurnal6: Supir Angkutan kota (Angkot) Tumpaan Amurang, mengalami dampak dari Pandemi Covid-19 yang masih belum teratasi sampai saat ini.

Tonny Mawara salah satu supir angkot Tumpaan Amurang kepada Jurnal6, Rabu (10/3/2021) mengaku penghasilannya berkurang semenjak mulai berkembangnya pandemi covid 19 awal tahun 2020.

STA GINOSKO


“Kami para supir sangat merasakan dampak covid 19 ini dimana pendapatan kami rata-rata berkurang lebih dari setengah pendapatan sebelum covid. Biasanya sehari bisa dapat dua ratus ribu rupiah, tapi sejak awal pandemi sampai hari ini pendapatan kurang dari seratus ribu,” ujar Tonny.

Dia mengaku kalau saat Pandemi ini sempat merasakan bantuan dari pemerintah.

“Saya bersyukur beberapa waktu lalu sempat dapat bantuan langsung tunai (BLT) sebesar dua juta empat ratus ribu rupiah namun uang tersebut sudah habis buat kebutuhan sehari-hari di rumah,” papar ayah dari dua orang anak ini.

Hampir senada dengan Tonny, Ance juga mengaku kalau kondisi saat ini terasa sulit.

“Sudah berat pertandingan saat ini, entah kapan situasi akan normal kembali,” tutur Ance.

Dia berharap agar sekolah tatap muka segera diterapkan lagi agar pendapatan supir bertambah.

“Kalau sekolah sudah buka lagi seperti biasa mungkin pendapatan kami akan kembali normal, “jelasnya (Isak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed