oleh

Liny Sebut, Ada 5 Anak Sungai Aliri Kota Manado, dan di Rob Pesisir Teluk Manado

MANADO,JURNAL6.COM- Banjir dan tanah longsor yang menerjang kota Manado menjadi persoalan pelik bagi Pemerintah Kota Manado. Pasalnya setiap tahun Fenomena alam ini akan terus terjadi sampai saat ini sehingga ribuan masyarakat ikut terdampak banjir dan tanah longsor di daerah ini.

Menyikapi polemik tersebut, Liny Tambajong , salah satu Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Manado yang saat ini menjabat sebagai Kepala (BAPPEDA) ikut prihatin dengan bencana alam yang terus saja terjadi di Kota Manado.

STA GINOSKO

Menurut Liny, permasalahann banjir yang terjadi di Kota Manado, harus diselesaikan secara komprehensif. Itu karena Manajemen pengelolaan (DAS) harus dimulai dari daerah Hulu kelima sungai besar itu ( lihat tabel).

“Di hulu banyak alih fungsi kawasan hutan ke pertanian), daerah Tengah (Transport) juga banyak terjadi Alih Fungsi dari Pertanian ke Permukiman, ” ucap Tambajong.

Menurutnya , di daerah Hilir Kota Manado saat ini banyak terjadi ekspansi permukiman di GSS terdata pada studio Big Data Kota Manado ada sebanyak 5379 bangunan yang telah melewati garis sepadan sungai. Dan penyempitan (Bottle Necking) di muara sungai serta banyak berkurang RTH & daerah resapan baik dihalaman rumah masing-masing maupun skala Kota.

” Kalau bicara sampah itu bukan penyebab Manado diterjang Banjir. Melainkan cuaca ekstrim berupa hujan yang turun merata di Manado dan Hinterland ( hulu sungai) mengakibatkan air meluncur bebas melalui 5 sungai besar ke hilirnya Kota Manado. Sehingga terjadinya penyempitan sungai dan drainase-drainase maka air tetap mencari jalannya dengan menertibkan Rumah-rumag yang ada di GSS.” tukasnya

Doktor lulusan luar daerah inipun menambahkan, yang harus dilakukan adalah Pengendalian dan Pemanfaatan Tata Ruang serta Penegakan Perda harus ekstrim se ekstrim curah hujan yg selalu hadir di awal tahun. Dan jika kita tidak mengharapkan banjir berulang tahun setiap tahun ke Kota Manado.

“Itu kata Pak Doni Monardo, kepala BNPB,” tulisnya di FB milik Liny Tambajong.

(Rogam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed