oleh

Sidak di RS Prof Kandouw, Komisi 4 DPRD Sulut Soroti Masalah Pelayanan dan Fasilitas Ruang ICU

Jurnal6 Manado – Menindak lanjuti  aspirasi masyarakat terkait pelayanan yang ada di Rumah Sakit Prof. RD Kandow Manado, Komisi 4 DPRD Sulut Selasa (17/12/19) melakukan sidak yang merupakan bagian fungsi pengawasan.

Dipimpin langsung Ketua Komisi Braien Waworuntu didampingi wakil ketua Wakil Ketua Careig Runtu serta anggota komisi Melky Pangemanan melakukan mengunjungi ruang IGD serta sejumlah  ruang perawatan lainnya.

Dalam sidak tersebut, Komisi IV mendapati adanya salah satu pasien bernama Yohana Mamanua berumur 62 tahun asal Tombatu yang seharusnyan perlu mendapatkan tindakan  intensif di ruanggan ICU namun dari pengakuan keluarga pasien, sudah dua hari ini hanya dititi di ruangan IGD.,

Sontak saja kondisi tersebut membuat geram ketiga anggota komisi 4 dengan meminta pihak rumah sakit tidak boleh mengabaikan masalah tersebut karena menyangkut nyawa pasien.

“Cari solusi terbaik terkait masalah ini, karena ini menyangkut nyawa seseorang, harus bergegas jangan diam ditempat. 1-2 hari kedepan Komisi IX DPR RI akan melakukan kunker di Sulut, salah satunya akan menyambangi RS Kandou, semoga pemerintah pusat dapat melihat kekurangan ini untuk segera diperjuangkan. Intinya, sebagai wakil rakyat, kita sama-sama berjuang ” ujar ketua komisi Braien Waworuntu.

Hal senada disampaikan wakil ketua komisi Careig Runtu yang menyoroti masalah kekurangan fasilitas ruangan pasienmaupun pelayanan tim medis. Dirinya mendorong pemerintah pusat untuk memperhatikan masalah kekuarangan ruangan di rumah sakit terbesar di Indonesia Timur ini.

“Fasilitas memadai harus didukung dengan kinerja yang maksimal. Untuk itu, Komisi IV akan mendorong pemerintah provinsi maupun pusat untuk realisasi fasilitas RS Kandou,” ucap Politisi Partai Golkar.

Disisi lain anggota komsi  Melky Pangemanan juga menuturkan Komisi IV melakukan sidak di RS Kandou guna memastikan aduan dan aspirasi dari masyarakat

“Anggota DPRD Sulut baru saja selesai melakukan reses dan terungkap, banyak sekali aduan terkait pelayanan kesehatan dari RS Kandou. Untuk itu, kami Komisi IV melakukan sidak ini guna memastikan aspirasi dari warga. Dan tadi temuan dilapangan, salah satu pasien mengatakan bahwa pelayanan agak lambat tentunya ini jadi PR bersama, Kami DPRD sementara menjalankan fungsi pengawasan terhadap RS Kandou. Dan juga terkait dengan kekurangan fasilitas kesehatan perlu didorong, karena ini adalah salah satu harapan masyarakat Sulut agar pelayanan kesehatan semakin baik dan maksimal,” jelas MJP.

Menanggapi hal tersebut,  Direktur Medik Keperawatan RS Prof RD Kandou Manado dr Celestinus Munthe menjelaskan bahwa selama ini pihak Rumah Sakit tidal pernah melajukan penelantaran pasien,namun karena adanya keterbatasan ruangan dan tempat tidur di ICU sehinga ada beberapa  pasien dititipkan di ruang IGD namun tetap diawasi tenaga medis .

“ Ketika ditemukan adanya pasien yang butuh ICU dan disaat yang bersamaan juga ruang ICU sudah full. RS Kandou hanya bisa menampung 15 pasien ICU, jadi tidak mungkin kita memindahkan pasien yang masih membutuhkan ruang ICU, itu berbahaya. Untuk itu pasien bersangkutan terus diobservasi yang mana itu bisa mendukung kehidupannya. Jadi, Kami RS Kandou meminta kepada Komisi IV DPRD Sulut dapat mendorong dan memperjuangkan disegi sarana prasarana dalam hal ini penambahan ruang ICU,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed