oleh

AKD Mandek Kans Gagalkan Pilkada Serentak Minsel

-Minsel-3 views

Amurang, Jurnal6
Penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Selatan (Minsel), terus alami pembatalan. Hingga kini, jadwal Rapat Paripurna Penetapan AKD yang ditetapkan rapat pimpinan, sudah dua kali dilanggar. Perjuangan Fraksi PDIP, Primanas (Perindo-PAN) dan Demokrat agar AKD segera terbentuk, selalu dipatahkan.

Anehnya, diungkap para pimpinan fraksi, kendati Ketua DPRD Minsel Jenny Johanna Tumbuan telah dua kali mengetuk palu penetapan pelaksanaan Rapat Paripurna AKD, namun keputusan tersebut tak pernah ditindaklanjuti Sekretariat Dewan. “Entah siapa lagi yang harus bersuara atau menetapkan jadwal, sehingga penetapan AKD segera dilaksanakan. Sebab, keputusan rapat pimpinan mengikat dan harus dijalankan,” tegas Wulan Wungouw, Sekretaris Fraksi Demokrat.

Sorotan yang sama pun disampaikan Ketua Fraksi Primanas Jaklyn Koloay sH dan Ketua Fraksi PDIP Meivy Karuh. “Sebenarnya tidak ada lagi alasan Rapat Paripurna Penetapan AKD diulur, sebab sudah empat Fraksi yang mengusulkan nama dewan dalam AKD. Informasi yang saya dengar, hingga Senin kemarin (22/10/2019) tinggal 1 fraksi yang belum masukkan nama-nama personil AKD,” terang Koloay.

Yang dikhawatirkan, molornya pembentukan AKD di DPRD Minsel, akan berakibat pada APBD 2020. “Kita tidak bisa membahas RAPBD 2020 kalau tidak ada alat kelengkapan dewan. Nah, kalau APBD 2020 tak bisa dibahas, yang akan sengsara nantinya adalah rakyat Minsel,” tegas Meivy Karuh.

Imbas yang lebih parah lagi, jika APBD 2020 tak bisa dibahas, Minsel harus menggunakan APBD Tahun 2019 di Tahun 2020. “Dalam APBD 2019 kan tidak ada anggaran Pilkada. Siapa yang akan bertanggungjawab kalau Minsel tidak ada anggaran Pilkada yang besarnya kira-kira Rp47 miliar. Pilkada Minsel pasti terancam gagal,” kata Salman Katili dan diaminkan Jhonly Ombeng.

Oleh sebab itu, ketiga fraksi, yakni Demokrat, Primanas dan PDIP mendesak Fraksi Golkar untuk segera memasukkan usulan nama-nama AKD. “Jangan lagi diulur-ulur. Terakhir, kabarnya Fraksi Nasdem sudah memasukkan nama-nama personil AKD ke Setwan. Yang belum, segera masukkan, dan kami minta Sekwan untuk segera membuat undangan Rapat Paripurna, sebab jadwalnya sudah dua kali diketuk Ketua DPRD,” tandas Wungouw.(rul mantik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed