Terkait Sorotan Paskibraka Minsel, Raco: Saya Telah Berhentikan Sementara

0
347

Amurang, Jurnal6
Polemik biaya latihan Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus bergulir. Suara pro dan kontra nyaring berkumandang adu pendapat. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Minsel, Fietber Raco pun angkat suara.

Menurut Raco, polemik soal biaya tim Paskibraka terjadi karena miskomunikasi. Tidak adanya informasi yang jelas dari penanggungjawab kadi pemicu protes orang tua murid. “Saya kira masalah ini muncul karena miskomunikasi,” ungkap Raco.

Seharusnya, jelas dia, orang yang dia tunjuk menjadi penanggungjawab lapangan harus memberitahukan kepada peserta dan orang tua peserta soal tahapan seleksi Paskibraka. “Nah, yang terjadi, ini kan baru masuk tahap verifikasi peserta. Belum ada latihan resmi. Namun itu yang tidak dikomunikasikan oleh penanggungjawab lapangan. Seharusnya masih verifikasi, mereka sudah mulai mengisinya dengan latihan awal. Padahal belum masuk ke tahap itu,” terang Raco.

Dari jadwal yang telah dibuat, kata Raco, latihan resmi baru akan dimulai pada 6 Agustus 2019. “Enam Agustus latihan resmi akan dimulai. Sekarang kita ada pada tahap verifikasi. Kami kan harus lihat fisik peserta, apakah dia mampu untuk ikut atau tidak,” tandasnya.

Karena protes sudah ada, Raco mengaku telah memberhebtikan sementara latihan peserta Paskibraka. “Sekarang saya sudah berhentikan sementara agar polemik tidak berkembang liar di masyarakat. Nanti, kalau sudah jadwal karantina, peserta akan kembali diundang untuk latihan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penanggungjawab Paskibraka disorot. Tidak adanya uang makan dan uang tranaportasi jadi penyebab. Bahkan, pakaian dan topi untuk latihan disuruh oknum penyelenggara untuk beli sendiri.(rul mantik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here