oleh

CEP Instruksikan Pembentukan Bank Sampah Induk

-Minsel-141 views

Amurang, Jurnal.com
Sampah plastik dan kertas di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), mulai punya nilai ekonomis. Berdirinya 4 bank sampah di kabupaten ini, jadi pendorong. Tangan dingin Bupati Minsel, Christiany Eugenia Paruntu, muasalnya.

Tidak hanya sebatas membeli, namun, CEP, sapaan akrab Bupati Minsel, berupaya melakukan peningkatan pembelian. Caranya, CEP, menginstruksikan pembentukan bank sampah induk. Ini dimaksudkan untuk memperpendek birokrasi pembayaran sampah di bank unit dan nasabah. Sebab, selama ini, penjualan bank sampah unit harus menunggu pembeli dari Kota Manado.

“Saya sudah instruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk membentuk bank sampah induk. Supaya, kapan saja, bank sampah unit bisa langsung lakukan penjualan ke bank sampah induk. Tentu, semuanya harus mengacu pada aturan Kementerian Lingkungan Hidup,” tandas CEP, Rabu (23/1/2019).

Selanjutnya, kata politisi yang digadang-gadang kans kuat sebagai Gubernur Sulut, nanti bank sampah induk yang akan berhubungan dengan pembeli dari luar. “Nanti, bank sampah induk yang akan berhubungan dengan pembeli dari luar,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Roi Sumangkut ST mengatakan, Selasa (22/1/2019) kemarin, dua bank sampah unit telah melakukan penjualan. Sekira 2 ton sampah plastik dan sampah kertas, berhasil dipasarkan ke luar daerah.

“Kemarin, telah dilakukan penjualan sampah dari Bank Sampah IOF Minsel dan Bank Sampah Talita Kum Pondang  Sebenarnya masih ada lagi yang belum terangkut, yaitu Bank sampah Teep, Lopana dan Rap-rap,” ungkap Sumangkut.

Koordinator bank sampah Minsel, Vera Rambe, mengatakan, dia cukup puas dengan capaian yang telah diperoleh bank sampah. “Saya cukup puas. Sebab, pembentukan bank sampah tidak hanya untuk menunjang program pemerintah dalam pengurangan sampah, namun ikut mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” papar Rambe di sela-sela penimbangan penjualan sampah.(rul mantik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed