Sangihe, jurnal6.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sangihe menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Kapitalaung (Kepala Kampung) Se- Kabupaten Sangihe, Jumat (16/12/2022) pekan lalu.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Rumah Jabatan Bupati Sangihe.
Tamuntuan yang didampingi Kepala DPMD Sangihe Frans Porawow mengatakan, saat ini telah memasuki akhir tahun maka pertemuan seperti ini sangatlah penting, guna menyatukan persepsi setiap Kapitalaung di kabupaten Sangihe.
“Ada beberapa hal yang penting untuk disampaikan kepada para Kapitalaung se-Kabupaten Sangihe, diantaranya mengenai penggunaan dana desa ditahun 2023. Karena seperti yang kita ketahui, ditahun 2023 akan terjadi krisis pangan. Meskipun hal tersebut masih belum bisa dipastikan, namun diharapkan untuk kabupaten Sangihe, agar dapat mempersiapkan diri, sehingga mengurangi dampak yang ditimbulkan dari krisis pangan tersebut,” ujar Tamuntuan.
Lanjut Tamuntuan, di tahun 2023, Pemerintah Kabupaten akan melaksanakan satu program, bekerjasama dengan pemerintah desa, yaitu ‘Marijo torang menanam’ (ayo kita menanam), yang juga akan melibatkan tim penggerak PKK, baik tingkat kabupaten maupun tingkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Tamuntuan juga membahas mengenai penyaluran bantuan bagi masyarakat kurang mampu di desa-desa diseluruh kabupaten Sangihe. Dirinya mengharapkan, agar bantuan yang disalurkan, tepat sasaran. Pj Bupat juga mengimbau para Kapitalaung agar tidak pilih kasih, dan tidak memprioritaskan keluarga maupun kenalan dan orang dekat.
”Saya berharap bagi seluruh Kapitalaung di Kabupaten Sangihe, agar dapat memperhatikan setiap masyarakat yang layak untuk dibantu. Khususnya para lansia dan penyandang disabilitas,” tegas Tamuntuan.
Beberapa waktu lalu, tambah Tamuntuan, ada masyarakat yang datang mengeluh kepadanya karena tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah. Padahal menurutnya, mereka sudah terdaftar sebagai penerima bantuan, dan sudah beberapa kali diambil datanya.
“Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kepada seluruh Kapitalaung, agar dapat lebih memperhatikan masyarakat yang layak menerima bantuan, dan memastikan setiap bantuan yang diberikan juga tepat sasaran.” Tutup Tamuntuan. (Ady)








