Manado, Jurnal6.com
Kabar duka datang dari dunia renang Provinsi Sulawesi Utara. Atlit muda berbakat, Benaya Pombengi, tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal pada Kamis (20/2/2025). Benaya tewas setelah sepeda motor yang dia kendarai menghantam sebatang pohon di Jalan Sea, Malalayang.
Diperkirakan, tabrakan itu terjadi sangat keras. Itu dapat dilihat dari kondisi kepala korban yang pecah hampir setengah bagian dan sepeda motor yang dia kendarai hancur di bagian depan.
Belum diketahui penyebab dan kronologi kecelakaan korban. Hanya saja, dari informasi sementara yang diperoleh, Benaya mengalami kecelakaan tunggal.
Benaya adalah seorang atlit renang berprestasi. Puluhan medali dan piala berhasil dia sabet dalam beberapa kejuaraan. Tak kurang dari 60 medali telah dia bawa pulang ke rumahnya. Tak heran, di dunia olehraga renang, Benaya sangat dikenal oleh para atlit.
Benaya adalah anak dari pasangan Jerico Pombengi dan Febiona Siwi. Benaya punya seorang adik Daniel Pombengi dan kakak Praysi Pombengi.
Pihak kepolisian, setelah mendapatkan informasi itu langsung ke TKP, melakukan pengumpulan informasi dan mengevakuasi korban ke RSUP Prof Kandouw Malalayang.
“JalanMU tak terselami oleh setiap manusia. Tapi satu hal kami percaya ada rencana yg indah,” tulis salah seorang sepupu Benaya.(jrl)