Calon Pramugari Claudia Lahunduitan, Jenazah akan Dibawa ke Tagulandang Sitaro

Hukrim, Manado, Sangihe472 Dilihat

Manado, Jurnal6.com

Jenazah Claudia Lahunduitan, korban jatuh di jembatan interchange Ring Road Kairagi, sudah diambil keluarga dari ruang pemularasan RSUP Prof Kandouw Malalayang, Minggu (2/2/2025). Kini, jenazah Claudia disemayamkan di Kelurahan Sumompo, Kota Manado.

Informasi yang diperoleh dari Netty Adrian, anggota DPRD Kabupaten Sitaro, keluarga dan kerabat di Manado akan mengadakan acara Malam Penghiburan di Sumompo.

“Sebentar ada acara malam penghiburan. Jenazah nanti akan diberangkatkan ke Kampung Buha Kecamatan Tagulandang Selatan pada Senin Tanggal 3 besok,” ungkap Netty Adrian.

Claudia Ourelia Lahunduitang adalah mahasiswa Dirgantara Flight School. Dari profil sekolah yang diperoleh, sekolah ini melahirkan pramugari dan bagian administrasi penerbangan untuk beberapa maskapai penerbangan.

Diberitakan sebelumnya, Claudia terjatuh dari jembatan interchange Ring Road Manado. Menurut saksi, Claudia melompat sesudah dia meminta seorang saksi bernama Suita untuk mengabadikan dia saat naik di atas pagar pembatas jembatan Ring Road.

Dalam hitungan detik, korban melompat dan mendarat di atas aspal di jalan raya dibawahnya.

Hingga saat ini belum diketahui motif Claudia melompat dari atas jembatan. Hanya saja, dari informasi yang diperoleh dari stori korban di media sosial, sepertinya dia memiliki beban pikiran yang berat.

Pasca peristiwa menghebohkan ini, jembatan interchange ring road Manado jadi buah bibir. Warga menilai bahwa pagar pembatas di atas jembatan terlalu pendek.

Pendeknya pagar jembatan ini membuat berapa orang yang mau mengakhiri hidup menggunakan jembatan ini.

“Sudah waktunya pemerintah membangun pagar yang lebih tinggi di jembatan ring road. Kalau tidak, bakal akan ada kejadian keempat dan seterusnya,” tandas Victor Ratumbanua  warga Winangun.(jrl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *