Pasca Bencana di Sangihe, Kepala BNPB RI Kunjungi Lokasi Bencana

0
81

Jurnal6 Sangihe— Kehadiran Negara terhadap korban bencana sangat dibutuhkan untuk meringankan beban masyarakat yang mengalami musibah banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Dony Murnado mengutip penegasan Presiden RI Joko Widodo menanggapi bencana yang terjadi di sejumlah wilayah di tanah air.

Dikatakan Murnado, masyarakat patut meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang masih berpotensi terjadinya banjir dan tanah longsor, sehingga di himbau kepada masyarakat untuk menjaga alam dengan melakukan tindakan nyata dengan tidak menebang pohon secara sembarangan.

“Ketika hujan air tetap mengalir sebagaimana normalnya tidak ada yang terhambat dan disitu terjadinya banjir bandang akan sangat bisa di hindari. Kemudian, sejumlah tanah yang longsor yang terlihat dengan pandangan visual, degetasinya terdiri dari jenis tanaman yang akarnya adalah akar serabut. Sehingga ini perlu di evaluasi agar tempat- tempat yang kemiringannya yang lebih dari 30-40 keatas itu harus di pilih jenis pohon atau tanaman yang memiliki akar yang kuat,”ungkapnya.

“Demikian juga jenis pohon yang mampu mengikat tanah. Jadi kalau pengetahuan seperti ini diseberluaskan sampai ke tingkat desa bahkan ke tingkat RT/RW, ketika ada hujan lebat dan sebagainya kita bisa melindungi warga kita dari musibah tersebut. sebab, pengetahuan-pengetahuan tentang vegetasi saat ini sangat penting untuk kita semua,” sambung Murnado.

Dalam kunjungan kerjanya, kepala BNPB RI ini menyerahkan sejumlah bantuan yang diterima langsung Bupati Kabupaten Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME mencapai ratusan juta rupiah. Pemerintan pusat berharap, Pemkab Sangihe segera menindak lanjuti secara cepat penanganan pasca bencana dengan menginventarisasi total kerugian yang dialami masyarakat untuk diserahkan kepemerintah pusat. Dimana pemerintah pusat akan memberikan dana stimulant bagi korban bencana sesuai klasifikasi, rumah rusak berat mendapatkan 25 juta, rusak ringan 10 juta dan sejumlah bantuan lainnya. (Ady)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here