oleh

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Pura-pura Urus SKCK

-Nasional-80 views

Medan, Jurnal6
Ledakan bom kembali guncang Nusantara. Kali ini sasarannya Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan. Dipastikan, ledakan itu akibat teror bom bunuh diri.

Beruntung, aksi teror pelaku bom bunuh diri itu tidak menelan korban jiwa orang lain. Pelaku malah ditemukan tewas di tempat akibat ledakan itu.

Dalam sekejap, polisi dapat mengungkap identitas pelaku. Dari hasil penyelidikan, pelaku teridentifikasi berinisial RMN dengan usia 24 tahun.

Dilansir dari Detik News, polisi merilis hasil investigasi awal soal bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku diduga beraksi sendirian alias lone wolf.

“Dugaan sementara pelaku ini melakukan aksi terorisme lone wolf,” kada Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Pelaku berinisial RMN, berusia 24 tahun. Statusnya disebut pelajar atau mahasiswa. Tetangga menyebut pelaku bekerja sebagai driver ojek online. Namun Brigjen Dedi menyebut pekerjaan sebagai tukang ojek itu sebagai penyamaran. Polisi juga mengamankan material pembuat bom.
Hari ini juga, Polisi menggeledah rumah di Jalan Jangka, Medan, setelah bom bunuh diri meledak di Polrestabes Medan. Rumah tersebut diduga tempat tinggal terduga pelaku, Rabbial Muslim Nasution.

Polisi mengatakan pelaku diduga mengenakan atribut ojek online saat masuk Polrestabes Medan. Saat itu, pelaku disebut mengaku hendak mengurus SKCK dan sempat digeledah polisi karena gerak-geriknya yang mencurigakan.

“Ditegur oleh anggota, ‘Mau ke mana, Pak?’ ‘Mau urus SKCK.’ Buka jaket, dibuka, bawa tas apa isinya, nggak ada apa-apa. Digeledah tidak ada benda mencurigakan. Itu di luar Polres,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Rabu (13/11).(JRL/dtk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed