oleh

Uskup Manado Pimpin Jumat Agung di Rutan Manado

MANADO,JURNAL6.COM- Uskup Manado Mgr Benedictus Estefanus Rolly Untu, MSC memilih Gereja Oikumene Abigail Rutan Klas IIA Manado untuk memimpin Ibadah Jumat Agung bersama-sama Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan dan umat Kristen lainnya. Ibadah yang berlangsung khusuk, yang diawali lewat kisah sengsara dan wafat Tuhan Yesus Kristus itu serta ditandai dengan perarakan salib suci dan diakhiri dengan cium salib.
Momen sakral yang belum pernah dilaksanakan Lapas maupun Rutan oleh Keusukupan Manado itu difasilitasi oleh Bimas Katolik Kantor Agama Manado, Pelayanan Tahanan Rutan Klas IIA Manado, Jemaat Paroki Yesus Gembala Baik Rike, Keuskupan Manado dan Pengurus Gereja Abigail Rutan Manado disambut suka cita oleh Warga Binaan yang beragama Katolik.

‘’Luar biasa kepercayaan yang diberikan Bapak Uskup untuk memimpin Jumat Agung bersama-sama dengan kami disini, jarang terjadi, apalagi kami disini yang Katolik tak sampai 25 orang,’’ ujar Venny R Th Pangemanan, sekretaris pengurus Gereja Abigail.
Sementara Uskup Manado, Mgr Benedictus Estefanus Rolly Untu, MSC mengemukakan bahwa Jumat Agung merupakan hari suci buat umat kristiani. ‘’Saya mendapat kesempatan untuk datang berkunjung ke Rutan Klas IIA Manado, dan dalam kunjungan ini saya memimpin ibadah sengsara dan wafat Tuhan kita Yesus Kristus, bersama dengan warga binaan baik warga Kristen lainnya dan umat katolik, merayakan Jumat Agung. Suatu kesempatan yang indah, bagi mereka yang ada di rumah tahanan ini untuk memaknai keberadaan mereka disini, ditahan dengan berbagai alasan tentu, ‘’ ungkap Uskup Rolly Untu MSC.
Diakuinya, bahwa Warga Binaan tetap diperhatikan oleh Tuhan.

‘’Tidak sendirian dalam penderitaan, kita punya tokoh yaitu Yesus yang juga menderita, sengsara bahkan wafat di kayu salib, ini demi keselamatan banyak orang, dengan cara begitu juga, Dia memberikan kekuatan bagi mereka yang mengalami penderitaan dan sengsara, supaya mereka bertahan masa masa demikian, ‘’ tambahnya.
Mgr Rolly Untu, MSC lantas mengutip ayat alkitab di samping gereja Abigail,

‘’Saya lihat ada kutikan segala sesuatu indah pada waktunya. Jadi, pembinaan ini, kita mendampingi mereka, memberikan kekuatan untuk mamaknai masa tahanan ini sebagai suatu kesempatan untuk membaharui diri, dan pasti, seperti makna dari Jumat Agung akan berakhir dengan Paskah dan Kebangkitan, pasti mereka akan suatu waktu akan selesai dengan masa tahanan ini, ‘’
Uskup Manado lantas mengucapkan terima kasih kepada Kepala Rumah Tahanan Negara Kleas IIA Manado, Raden Budiman Priatna Kusumah, Amd.IP, SH. MH yang bersama jajarannya menfasilitasi kedatangan di Rutan Manado. ‘’Terima kasih untuk fasilitasi kesempatan untuk kehadiran kami.’’ pungkasnya

(ONAl GAMPU )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed