Sangihe, jurnal6.com
Atmosfer Kejuaraan Terbuka Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe 2026 kian terasa semarak dengan hadirnya kontingen tinju asal Papua Barat, khususnya Manokwari. Kehadiran para atlet ini tak hanya menambah persaingan di arena, tetapi juga menjadi simbol eratnya persaudaraan antar daerah melalui olahraga.
Sebanyak 13 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial tiba di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (10/4/2026). Setibanya di daerah ini, rombongan langsung disambut Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, di Rumah Jabatan Bupati.
Penyambutan tersebut turut dihadiri Ketua Panitia Johanis Pilat, Koordinator Pertandingan Jonatan Antarani, serta jajaran pengurus Pertina Sangihe.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang adu kemampuan di atas ring, tetapi juga menjadi wadah mempererat persatuan dan persaudaraan antardaerah.
“Kami menyambut baik kehadiran tim dari Papua Barat. Ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga tentang membangun persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan antar anak bangsa,” ujar Thungari.
Ia berharap seluruh atlet yang ambil bagian dapat menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung, sekaligus menjaga nama baik daerah masing-masing.
Sementara itu, pelatih tim Papua Barat, Hengky Barangsanu, mengungkapkan bahwa keikutsertaan mereka di ajang tersebut juga didasari ikatan emosional dengan masyarakat Sangihe.
“Kami datang bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan. Ada rasa kedekatan karena banyak warga Sangihe yang tinggal di Manokwari. Bahkan salah satu atlet kami memiliki garis keturunan Sangihe, tepatnya dari Tabukan Utara, Petta,” ungkap Hengky.
Kejuaraan Terbuka Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe 2026 diperkirakan berlangsung meriah dengan partisipasi atlet dari berbagai daerah. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan petinju-petinju potensial yang kelak dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (Ady)









