Perbaikan Palapa Ring Tahuna–Melong April 2026, Pemkab Sangihe Antisipasi Gangguan Internet

Sangihe403 Dilihat

Sangihe, jurnal6.com

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyiapkan sejumlah langkah antisipatif menyusul rencana perbaikan kabel Palapa Ring Paket Tengah pada segmen Tahuna–Melong yang dijadwalkan berlangsung sepanjang April 2026. Pekerjaan tersebut diperkirakan berpotensi menimbulkan gangguan layanan internet di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, SH, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) terkait rencana pekerjaan tersebut.

Menurut Lumiu, rapat koordinasi dilaksanakan secara daring pada 9 Maret 2026 melalui Zoom Meeting, di mana pihak Bakti memaparkan agenda perbaikan kabel Palapa Ring segmen Tahuna–Melong yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 30 April 2026.

“Dalam pemaparan tersebut disampaikan bahwa pada puncak proses perbaikan, yakni pada 16 hingga 21 April 2026, berpotensi terjadi gangguan jaringan internet yang akan berdampak pada wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro,” ujar Lumiu, Senin (16/3/2026).

Ia mengatakan, kegiatan perbaikan tersebut tidak dapat lagi digeser karena seluruh persiapan teknis telah dilakukan oleh pihak Bakti.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Kominfo Sangihe dalam rapat koordinasi menyampaikan sejumlah masukan, mengingat jaringan internet saat ini menjadi kebutuhan penting dalam berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, pendidikan, hingga aktivitas pemerintahan lainnya.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah mengusulkan peningkatan kapasitas bandwidth pada jaringan internet bantuan dari Bakti yang tersebar di sejumlah fasilitas publik di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Berdasarkan data yang ada, terdapat sekitar 104 titik bantuan internet dari Bakti yang tersebar di sekolah-sekolah, puskesmas, serta kantor desa di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Untuk meminimalkan dampak gangguan jaringan, pihak Bakti menyatakan kesediaannya meningkatkan kapasitas bandwidth pada seluruh titik bantuan tersebut,” jelasnya.

Selain itu, pihak Bakti juga akan menyampaikan pemberitahuan resmi terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut sekaligus melakukan sosialisasi langsung kepada pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Lumiu menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan laporan tertulis kepada Bupati Kepulauan Sangihe mengenai rencana perbaikan kabel Palapa Ring tersebut beserta potensi dampaknya.

“Sebagai dinas teknis, kami juga akan melakukan inventarisasi terhadap perangkat dan jaringan internet yang digunakan oleh pemerintah daerah maupun lembaga lainnya, termasuk yang menggunakan jaringan di luar Palapa Ring seperti Starlink. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dampak yang mungkin terjadi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa untuk bantuan internet yang berasal langsung dari Bakti, peningkatan kapasitas jaringan pada 104 titik bantuan di Kabupaten Kepulauan Sangihe akan mulai dilakukan sejak 1 April 2026.

Setelah menerima surat pemberitahuan resmi dari pihak Bakti, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga akan segera menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat terkait potensi gangguan jaringan internet selama proses perbaikan berlangsung. (Ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *