Sangihe, jurnal6.com
Dalam rangka mitigasi risiko dampak perbaikan jaringan Palapa Ring wilayah tengah segmen Tahuna–Melong, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe melakukan langkah koordinatif bersama pihak Telkomsel Tahuna.
Koordinasi tersebut difokuskan pada upaya solusi untuk menjaga stabilitas layanan telekomunikasi selama proses perbaikan kabel fiber optik berlangsung. Salah satu langkah yang diusulkan yakni penerapan teknologi radiolink sebagai jalur alternatif komunikasi.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sangihe, Ronald Lumiu, SH, mengatakan bahwa pihaknya telah meminta Telkomsel untuk menerapkan sistem radiolink dari site to site guna memastikan layanan tetap berjalan normal.
“Langkah ini penting agar layanan Telkomsel tidak terganggu selama proses perbaikan berlangsung,” ujar Lumiu, Selasa (17/3/2026).
Ia menambahkan, pihak Telkomsel berencana membangun jalur radiolink yang menghubungkan Manado–Likupang–Gangga–Biaro–Tagulandang–Siau hingga ke wilayah Sangihe.
Radiolink sendiri merupakan teknologi komunikasi berbasis frekuensi radio (microwave) yang dapat digunakan untuk mengirim data, suara, maupun video, baik dalam skema point-to-point (PtP) maupun point-to-multipoint (PtMP).
Selain itu, dalam pertemuan tersebut Kominfo juga meminta Telkomsel untuk meningkatkan kapasitas bandwidth guna menjaga kualitas layanan bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe selama masa perbaikan berlangsung.
Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat tetap dapat menikmati layanan telekomunikasi secara optimal meskipun tengah dilakukan pekerjaan perbaikan infrastruktur jaringan.(Ady)







