Tingkatkan Produksi Ternak Ayam, LPPM Gelar Pelatihan Kelompok Masyarakat

Manado323 Dilihat

Manado, Jurnal6.com – Upaya untuk mewujudkan ketahanan produksi peternakan masyarakat dengan kualitas hasil yang maksimal dilakukan oleh Universitas Sam Ratulangi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) melalui kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat.

Tahun 2025, pelatihan optimalisasi sumber energi terbarukan di Kelurahan Malalayang Satu Barat yang diketuai Dr Hesky Kolibu, SPd, ST MT bersama TIM dalam pelaksanaannya berhasil memberikan pengetahuan dan praktek bagi kelompok masyarakat setempat.

“Bagi masyarakat Indonesia telur ayam menjadi konsumsi sehari hari karena memiliki nilai gizi dan kandungan protein yang tinggi serta harga yang terjangkau. Pada jumlah 80 gram sampai 100 gram telur ayam ras negeri mengandung beberapa nutrisi seperti 150 kalori, 12,5 gram protein, 1 gram karbohidrat dan 10 gram lemak. Oleh karena itu, saat ini banyak peternak yang membudidayakan ayam petelur untuk dapat memproduksi telur setiap hari nya. Peluang usaha pada peternakan ayam petelur ini sangat menjanjikan untuk mendapatkan keuntungan seperti peternak ayam di kelurahan Malalayang satu barat,” jelas Kolibu.

Menurutnya, penerangan pada kandang ayam merupakan hal penting yang harus diperhatikan terutama pada tempat penetasan telur karena penerangan lampu digunakan sebagai penghangat agar telur dapat menetas dengan baik dan sempurna.

“Penggunaan penerangan untuk kandang ayam tentunya membutuhkan energi listrik sebagai suplai daya. Sumber energi baru dan yang terbarukan di masa mendatang akan semakin mempunyai peran yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan energy,” tambahnya pula.

Seperti diketahui saat ini pembangkit listrik menggunakan bahan bakar fosil seperti minyak bumi, gas dan batu bara. Energi terbarukan yang memiliki potensi besar untuk digunakan adalah energi surya.

Energi surya merupakan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan tidak menghasilkan polusi udara.

Mitra pada program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini ada usaha kecil menengah (UKM) yang bergerak di bidang peternakan ayam.

Beberapa kendala yang dijumpai di lapangan menurut Kolibu adalah kurangnya pemahaman kelompok masyarakat sebagai mitra mengenai pemanfaatan sumber energi matahari sebagai energi terbarukan untuk menghasilkan energi listrik sebagai sumber energi untuk penerangan di kandang ayam merupakan permasalahan yang perlu diselesaikan melalui program PKM ini.

Dengan demikian perlu adanya sistem panel surya untuk penerangan kandang ayam yang dilengkapi dengan otomasi penyalaan lampu yang ada.

“Diharapkan dengan Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan teknologi tepat guna ke mitra berupa sistem penerangan kandang ayam dengan menggunakan solar panel, sehingga mengurangi biaya operasional berupa biaya listrik. Selain memberikan teknologi tepat guna, tim PKM juga memberikan pelatihan penggunaan peralatan tersebut kepada mitra di Kelurahan malalayang Satu Barat Lingkungan 8,” ungkap Kolibu.

Salah peserta kegiatan , Ivran Kamu, Kepala Lingkungan 8 mengungkapkan sangat terbantu dengan adanya kegiatan pengabdian ini dan berharap ilmu yang didapat boleh berguna dalam usaha masyarakat di Kelurahan Malalayang Satu Barat.

“Terima kasih tentunya untuk kegiatan yang positif ini, semoga ke depan bisa terus berlanjut dimana ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh akademisi perguruan tinggi bisa langsung diaplikasikan ke masyarakat,” pungkasnya. (*jrl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *