Redesign GOR Manente Rampung, Abast: Tender Dimulai Pekan Depan

Sangihe289 Dilihat

Sangihe, jurnal6.com

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur olahraga. Salah satu proyek prioritas adalah pembangunan Gedung Olahraga (GOR) di Manente yang akan segera masuk tahap tender dalam waktu dekat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Sangihe, Sherman Abast, SE, mengungkapkan bahwa untuk tahun ini, proyek GOR Manente masih dalam tahap perencanaan teknis, yang merupakan hasil dari redesign terhadap desain awal yang dibuat pada tahun 2019.

“Desain sebelumnya, terutama untuk bagian atap, tidak sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada. Jika dipaksakan, bangunannya tidak akan fungsional,” jelas Abast, Jumat (8/8/2025)

Untuk itu, lanjutnya, dilakukan perubahan desain pada struktur atap dengan mengganti ke rangka baja berat model pelana agar bangunan bisa lebih optimal. Ia menambahkan bahwa tim perencanaan dan tim teknis berupaya semaksimal mungkin agar GOR ini bisa digunakan secara fungsional, mencakup tribun, lapangan, fasilitas penunjang seperti kamar mandi, ruang ganti, hingga penyediaan genset.

“Sementara untuk area parkir, sebagian akan menggunakan paving dan sebagian lagi menggunakan perkerasan,” tambahnya.

Sherman juga menyebutkan bahwa proses tender untuk proyek GOR Manente direncanakan akan dimulai paling lambat hari Senin pekan depan di laman resmi Pengadaan Barang dan Jasa.

“Anggaran proyek GOR ini sebesar Rp 8.250.000.000. dan bersumber dari APBD, tepatnya dari dana bagi hasil pajak kendaraan bermotor yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi, dan untuk pembangunan GOR tahun ini akan selesai” ungkapnya.

Selain GOR, Sherman juga menyinggung soal pembangunan akses jalan menuju Lose. Menurutnya, saat ini dokumen penawaran proyek tersebut sedang dalam tahap pembukuan dokumen penawaran, sementara proses perizinan lokasi masih berlangsung.

“Selama ini pembangunan jalan ke Lose terkendala masalah lokasi, namun sekarang sudah mendapat lampu hijau dari Kementerian Kehutanan. Tim pengurus perizinannya diketuai langsung oleh Asisten I,” terangnya.(Ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *