Dipantau Langsung oleh Rektor Unsrat, Ujian Tulis Berbasis Komputer Jalur Mandiri Tomou Tou

Manado262 Dilihat

PELAKSANAAN Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Mandiri T2 (Tumou Tou) berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat pantauan langsung Rektor Unsrat Prof Dr Ir Oktovian Berty Alexander Sompie, MEng IPU ASEAN, Eng.

Peninjauan ini untuk memastikan ujian ini dilakukan sesuai dengan standar akademik.

Sebagaimana diketahui Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) secara resmi telah memulai pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Jalur Mandiri T2, pada Senin 7 Juli 2025.

UTBK ini dibuka resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Ir Arthur G Pinaria, MP, PhD, dan berlangsung hingga 11 Juli 2025.

Unsrat menyediakan 2.868 kuota bagi para peserta UTBK Jalur Mandiri T2 di 11 Fakultas dengan berbagai Program Studi yang ada di Unsrat.

Jalur Mandiri T2 ini merupakan kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa untuk berkuliah di Unsrat dalam jurusan yang menjadi pilihannya di tahun akademik 2025-2026.

Setiap harinya, Unsrat mengadakan tiga sesi ujian dengan soal yang telah disiapkan secara mandiri oleh pihak universitas.

Prof Arthur Pinaria menegaskan, semua informasi terkait proses ujian dan penetapan hasilnya hanya akan diumumkan oleh pimpinan Unsrat dan panitia.

Penetapan kelulusan akan dilakukan berdasarkan hasil ujian dan portofolio peserta. Ia juga mengimbau masyarakat dan calon peserta untuk tidak mudah percaya pada iming-iming kelulusan yang disertai dengan biaya tertentu. Kelulusan murni ditentukan oleh hasil ujian peserta UTBK itu sendiri.

Dalam arahannya, Prof. Arthur menegaskan bahwa sistem pengawasan pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Jalur Mandiri atau Tumou Tou (T2) pada prinsipnya tidak berbeda dengan pengawasan UTBK Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).

Lebih lanjut, dalam rapat Panitia UTBK Mandiri/T2 sebelumnya, Prof. Arthur menegaskan bahwa seluruh informasi terkait proses ujian dan penetapan hasil hanya bersumber dari pimpinan Unsrat dan pimpinan panitia.

Ia juga mengingatkan bahwa kelulusan peserta akan ditentukan berdasarkan hasil ujian dan portofolio masing-masing peserta.

“Jangan percaya pada informasi hoaks atau kabar menyesatkan yang menyatakan adanya biaya tertentu untuk bisa lulus seleksi jalur mandiri. Itu tidak benar,” tegas Prof Arthur.

UTBK Jalur Mandiri/T2 UNSRAT dijadwalkan berlangsung tanggal 7 hingga 11 Juli 2025. Prof Arthur berharap seluruh pengawas dapat menjalankan tugasnya dengan profesional, menjaga integritas, dan memastikan proses seleksi berjalan dengan jujur dan transparan. (*lla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *