Besok, PDAM Sangihe Hentikan Sementara Suplai Air di Kecamatan Manganitu dan Sejumlah Kelurahan

Sangihe739 Dilihat

Sangihe, jurnal6.com

Pekerjaan proyek mulai 11 Oktober 202, selama kurang lebih 3 hari, akan mengganggu pelayanan air bersih. Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sangihe memohon maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan terganggunya pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Direktur PDAM Sangihe, Novilius Tampi dikonfirmasi mengatakan, beberapa Kelurahan dan kampung di antaranya Bakalaeng, Tawali, Lesa, Batulewehe dan kelurahan Tapuang akan ter dampak dari pekerjaan penggantian pipa proyek yang dibiayai dana APBN tahun 2021. Namun demikian pihak PDAM tetap mensuplai kebutuhan air di waktu-waktu tertentu setelah proses pekerjaan.

“Jadi Mulai Senin (11/10) jam 12 siang PDAM akan melakukan sementara penutupan air, karena ada penggantian pipa di Jalur dari Kecamatan Manganitu, dan beberapa Kelurahan yaitu Kelurahan Lesa, Batulewehe dan kelurahan Tapuang dipastikan akan terganggu suplai air PDAM. “kata Tampi.

Lanjut dikatakannya, namun demikian pihak PDAM tetap mensuplai kebutuhan air di waktu-waktu tertentu setelah proses pekerjaan, tidak secara total.

“Kami menghimbau kepada masyarakat pelanggan diharapkan dapat menampung air bersih di pagi hari dan malam hari, proses pekerjaan akan dilakukan mulai jam 12 siang hingga jam 10 malam,”katanya.

“Pihak manajemen tentunya memohon maaf atas terganggunya suplai air bersih dan saya berharap masyarakat dapat menampun air di waktu-waktu tertentu, kami tidak mematikan air secara total,”sambungnya.

Penggantian pipa PDAM merupakan bagian dari proyek pasca bencana sebagai upaya pemenuhan kebutuhan air bersih yang menyeluruh kepada rakyat.(Ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *