oleh

Program Banpres BPUM Tahap I Telah Ditutup, Sorongan : Tahap II Kami Masih Tunggu Petunjuk Kemenkop RI

Jurnal6 Manado – Program pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomian Nasional (PEN) khususnya Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM), khusus tahap I telah ditutup.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Koperasi UKM Daerah Sulut Ir. Ronald Soronga,MSi terkait masih banyaknya pelaku-pelaku sektor UKM di Sulawesi Utara yang belum terakomodir sehingga belum mendapat kesempatan mendapatkan bantuan tunai dari pemerintah pusat.

STA GINOSKO

” Untuk tahap pertama sudah ditutup pertengahan September, namun kami masih menunggu petunjuk selanjutnya dari Kementerian Koperasi untuk tahap berikutnya, jadi masyarakat pelaku UKM yang belum sempat terdaftar pada tahap I mohon bersabar” tandas Sorongan Selasa (6/10/20).

Bilamana ada petunjuk pusat untuk membuka pendaftaran tahap 2 pihaknya akan menginformasikan kepada masyarakat melalui lembaga – lembaga BUMN, Perbankan serta Dinas Koperasi Kabupaten/Kota.

” Pendaftaran tidak hanya di Diskop Sulut, Kabupaten/Kota juga boleh, Bank BRI, BNI juga boleh serta BUMN lainnya, “terang Sorongan.

Berdasarkan data yang ada di Dinas Koperasi dan UKM Sulut terdapat 5.353 calon penerima bantuan berasal dari usulan Lembaga Keuangan (BRI, BNI, PNM) serta 5.054 usulan dari Dinas Koperasi Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Selanjutnya berkas usulan /data diverifikasi oleh BPKP Perwakilan Sulawesi Utara dan diteruskan ke Kementerian Koperasi & UKM RI.

” Banpres Produktif BPUM diberikan sebagai tambahan modal usaha bagi pelaku usaha mikro di masa pandemi covid 19 yang berasal dari Kementerian Koperasi & UKM RI bukan anggaran dari Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota.
Apabila nama-nama calon penerima BPUM sudah ditetapkan dalam bentuk SK dari Kementerian Koperasi & UKM RI maka calon penerima akan mendapat pemberitahuan berupa SMS atau telpon untuk mengaktivasi data dengan BANK penyalur (BRI dan BNI). “katanya sambil menambahkan jatah untuk Provinsi Sulawesi Utara bagi Pelaku Usaha Mikro yang menerima bantuan merupakan hasil perjuangan dan loby dari Bapak Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Bapak Drs. Steven Kandouw ke Kementerian Koperasi dan UKM RI untuk mengakomodir semua pelaku usaha mikro di Provinsi Sulawesi Utara agar masyarakat dapat menikmati bantuan tersebut terutama menghidupkan kembali Roda Perekonomian di Provinsi Sulawesi Utara di masa pandemic Covid 19 ini.

” Saya juga menghimbau kepada masyarakat Sulawesi Utara khususnya pelaku usaha mikro apabila ada orang /oknum yang mendata atau memberikan informasi pencairan agar tidak dilayani karena informasi yang tepat dan akurat hanya akan diberikan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Utara dan
Dinas Koperasi Kabupaten/Kota atau Bank penyalur seperti Bank BRI dan
BNI. Dimohon juga jangan ada oknum-oknum tertentu memanfaatkan bantuan ini untuk kepentingan politik di Kabupaten/Kota, ” pungkas Sorongan. (stem)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed