oleh

Imelda Markus dan Norce Van Bone Dua Srikandi Rendah Hati

Laporan : Ronald Gampu

Ajang bakti sosial dalam rangka memperingati HUT ke-19 Partai Demokrat (PD) , yang berlangsung di Kota Manado, sejak sepekan ini, menyisahkan cerita menarik sekaligus memberi pesan keteladanan bagi masyarakat yang ada di Kota Manado.

STA GINOSKO

Betapa tidak, inipun tak lepas dari kehadiran dua sosok wanita yang peduli dengan masyarakat tatkala melakukan aksi kepedulian partai berlambang bintang Mercy ini,

Yah dialah isteri tercinta Wakil Walikota Manado Imelda Bastiaan Markus dan Ketua DPC-Partai Demokrat Kota Manado Nortje Henny Van Bone (NVB).

Siapa yang tak kenal dengan kedua sosok penyayang warga ini. Sebut saja, Nortje, sapaan akrab NVB yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC-Partai Demokrat kota Manado. Iapun juga dipercaya menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Manado, yang pada periode sebelumnya dipercaya menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Manado.

Sementara itu, Imelda sapaan akrabnya ini merupakan istri dari Calon Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan. Bahkan Iapun menjabat sebagai Wakil Ketua TP PKK Kota Manado.

Mendengar jabatan yang disandang kedua sosok ini, mungkin dalam pikiran kita mereka tentunya sangatlah disegani dan sulit untuk didekati.

Tidak begitu, fakta di lapangan menyebutkan sebaliknya. Bukti konkritnya , bakti sosial (Baksos) Partai Demokrat (PD) yang berlangsung di dua titik di Kecamatan Wanea ini menjadi saksi betapa low profile-nya kedua figur wanita merakyat tersebut.

Nortje dan Imeldapun ikut hadir serta berbaur di tengah masyarakat tanpa pengawalan dari staf, pejabat maupun aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Manado, tapi tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Meski hanya dengan menggunakan sound syatem seadanya yang disiapkan warga. Bahkan tanpa ada sound sistem sekalipun, Nortje dan Imelda terlihat serius mendengarkan curhatan hati warga yang terdampak pandemi Covid-19, yang terhimpit persoalan ekonomi akibat kebijakan yang tak pro rakyat dan yang terbelenggu upaya intimidasi oknum tertentu lantaran beda pilihan dan warna

Semua curhatan hati warga itu dijawab satu persatu dengan lugas, tegas dan tuntas oleh keduanya, sembari meyakinkan warga akan masa depan yang bahagia di bawah kepemimpinan dua figur profesional muda dan berpengalaman Mor Dominus Bastiaan dan Hannya Joost Pajouw (MOR-HJP), yang terpanggil untuk melayani warga sebagai Walikota dan Wakil Walikota menuju Manado Diberkati dan Harapan Jadi Pasti.

Tak sampai di situ saja, di tengah perjumpaan yang penuh kekeluargaan tersebut, dua figur wanita inipun menunjukan kepedulian nyata dengan membagikan paket beras dan masker yang sangat dibutuhkan warga di tengah melandanya pandemi Covid-19 saat ini.

“Bantuan ini kami berikan tanpa memakai APBD kota Manado. Dan kamipun tetap menggunakan dana pribadi kami bersama pak MOR-HJP untuk membantu bapak ibu sekalian. Bahkan kami bersama pak MOR-HJP benar benar mengerti akan kebutuhan hidup bapak ibu di tengah penyebaran pandemi Covid-19,,” ungkap keduanya yang langsung disambut aplaus meriah warga yang hadir disertai teriakan “we want more” berulang-ulang kali.

Menariknya, di penghujung baksos ini Nortje dan imelda, berjalan kaki melintasi lorong sambil menyapa warga. Hingga akhirnya rehat sejenak sambil menikmati lesatnya “gohu”, makanan khas Sulawesi Utara bersama warga dan mentraktir seluruh warga yang ada di lokasi jualan tersebut.

“Bukan main ibu Nortje dan ibu Imelda pe bae, pe rendah hati, nyanda sombong, deng mau membaur deng torang di sini. Makase banya bu so bantu kita pe usaha,” kata sang penjual dengan wajah sumringah. Begitu juga saat keduanya melakukan pengobatan gratis di Kelurahan Titiwungen Utara Lingkungan 1, sekira ratusan warga yang terdiri atas para lansia datang menyemut dilokasi pengobatan gratis. Sontak saja, usai memeriksa kesehatan , para lansia mendapatkan obat-obatan gratis dan wargapun mendapatkan bantuan sembako dan masker.

(Rogam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed