Dinilai Lambat, Komisi 4 Soroti Proyek Pengembangan IGD dan Pembangunan CSSD RSUD Manembo-Nembo Bitung, Braien : Kami Akan Awasi

0
276
Salah Satu Proyek Renovasi Pengembangan IGD RSUD manembo-Nembo Bitung Yang Disorot Komisi 4 DPRD Sulut

Jurnal6.com Bitung – Kondisi  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manembo-Nembo Bitung mendapat perhatian khusus komisi 4 DPRD Sulut.  

Dalam kunjungan lapangan Selasa (8/10/2019) personil komisi 4 dibawah pimpinan  ketua komisi Braien Waworuntu, Sekretaris Fransiscus Silangen,  serta anggota masing – masing Melisa Gerungan, Melky Pangemanan  serta Nursiwin Dunggio melihat secara langsung  kegiatan pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit milik Pemprov Sulut tersebut termasuk meninjau sejumlah proyek fisik yang akan dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang.

Ketua Komisi 4 Braien Waworuntu mengatakan dari segi pelayanan RSUD Manembo-nembo Bitung cukup maksimal namun disisi lain dirinya merasa prihatin kurangnya fasilitas  ruangan pasien yang belum sepenuhnya memadai.

Dirinya juga menyoroti proyek Renovasi Pengembangan IGD (Instalasi Gawat Darurat)  dan pembangunan CSSD (Central Sterile Supply Departement) di lokasi tersebut yang dinilai belum maksimal dalam proses pengerjaanya bahkan terkesan sangat lambat, sementara masyarakat membutuhkan pelayanan yang baik dengan fasilitas yang memadai.

“ Oleh karena itu kami dari komisi 4 memberikan jalan keluar terhadap kendala-kendala yang dihadapi dilapangan. Kami mendorong pihak kontraktor untuk terus menggenjot proses pengerjaanya. Kami akan terus mengawasi proses pengerjaanya hingga selesai, sehingga masyarakat secepatnya menggunakan fasilitas tersebut, “ tegas BW sapaan akrabnya.

Sementara itu Direktur Utama (Dirut) RSUD Manembo-Nembo Bitung dr. Pitter Lumingkewas mengatakan  Renovasi Pengembangan IGD (Instalasi Gawat Darurat) yang sementara dikerjakan tersebut untuk memaksimalkan pelayanan dimana menurutnya kondisi ruangan IGD saat ini sudah tidak memadai dengan banyaknya masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Demikian pula untuk pembangunan ruangan CSSD (Central Sterile Supply Departement) menurut Lumingkewas sangat dibutuhkan karena merupakan   pusat pelayanan sterilisasi dengan menerima, mendesinfeksi, membersihkan, mengemas, mensteril, menyimpan dan mendistribusikan alat-alat Rumah Sakit. (stem).

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here